Parpol Wajib Menjaga dan Membangun Karakter Bangsa

0

JAKARTA (3 Mei): Keresahan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh akan ancaman yang bisa memecah belah bangsa, menjadi salah satu faktor didirikannya Akademi Bela Negara. Di beberapa kesempatan, dalam orasi politiknya, Surya kerap menyampaikan kegalauannya akan ancaman radikalisme yang mengancam kebhinnekaan Indonesia.

Sebagai Ketua Umum yang sekaligus pendiri Partai NasDem, Surya Paloh berani menjadikan NasDem sebagai partai politik pertama yang memiliki Akademi Bela Negara (ABN).

“Parpol tidak hanya bertugas sebagai pembuat undang-undang dan produk hukum, tapi juga ikut serta mengawasi dan ikut menjalankan pemerintahan.  Parpol juga wajib menjaga dan turut serta membangun karakter bangsa,” ujar Surya Paloh saat meresmikan berdirinya Akademi Bela Negara (ABN) NasDem.

Peresmian sekaligus pengukuhan gubernur ABN dilakukan Surya di halaman kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Selasa (2/5).

“Parpol itu bukan cuma sebagai pembuat undang-undang. Sebagai ketua umum, saya terpanggil untuk ikut menjaga apa yang dulu disebut oleh bapak bangsa kita yakni menjaga stabilitas dan karakter bangsa,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran ABN juga bisa dimaknai untuk mempersatukan seluruh potensi dan kemampuan serta komitmen nilai kebangsaan yang dimiliki sebagai suatu bangsa. Surya juga menegaskan pentingnya mempelajari sejarah baik sejarah bangsa sendiri maupun bangsa lain dalam hal menjaga karakter kebangsaan.

Menjaga persatuan di dalam negeri menjadi hal yang sangat penting sebab, belajar juga dari negara-negara lain yang sedang mengalami perpecahan, potensi penyebabnya tidak hanya datang dari luar. Tetapi, justru perpecahan di suatu negara bisa terjadi disebabkan potensi ancaman dari dalam negeri.

“Kita bisa sebut Somalia, Afganistan, Mesir, Libya, dan Irak, yang ancamannya tidak hanya datang dari luar tetapi juga dari dalam. Ini yang harus kita waspadai,” tuturnya.

Terakhir, Surya berharap program ini bisa diterima dengan baik terutama khususnya di kalangan parpol lain yang menjadi sahabat dan mitra Partai NasDem.

Gubernur ABN pertama Mayjen Purnawirawan I Gusti Kompyang Manila (IGK Manila) hadir sebagai komandan upacara dalam upacara peresmian tersebut. Acara ini juga turut dihadiri Sekjen Partai NasDem Nining Indra Saleh serta Ketua Bidang Agama dan Adat DPP Partai NasDem Hasan Aminuddin yang juga anggota DPR RI.

Dalam tahapan pertama ini, ada 600 kader pilihan yang akan mengikuti pelatihan dan pendidikan bela negara di ABN.

“Usai mengikuti pelatihan selama empat bulan penuh, masing-masing kader akan kembali kepada aktivitas normalnya,” tambah Surya.

Namun, diharapkan setelah mengikuti pelatihan ABN, kader pilihan ini mampu mengemban tugas menjaga persatuan di tengah masyarakat serta mampu mengedepankan stabilitas kebangsaan dalam berbagai peristiwa.(*)

Share.

Leave a Reply