NasDem Sejatinya Nasionalisme Indonesia

0

JAKARTA (22 Mei): Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkapkan model sistem demokrasi yang dimiliki Indonesia saat ini adalah sistem politik yang paling bebas di muka bumi. Bahkan, Surya juga menegaskan, sistem demokrasi di Indonesia jauh lebih liberal dari Amerika sebagai kampiunnya negara demokrasi. Sistem demokrasi inilah yang mengandung konsekuensi ancaman terhadap bangsa Indonesia, dan bukan tidak mungkin Indonesia akan kembali menjadi negara otoriter.

Hal tersebut disampaikan Surya Paloh saat memberikan orasi politik di acara Pembukaan Rakorsus Zona II Partai NasDem yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta (22/05).

“Ini yang banyak kita tidak sadari. Kita hanya beranggapan bahwa musuh negara hanya terorisme dan kesenjangan sosial. Padahal ada musuh yang lebih berbahaya, yakni adanya pemikiran-pemikiran baru yang bertentangan dengan Pancasila,” ujar Surya Paloh .

Surya juga menyampaikan, munculnya pemikiran-pemikiran baru inilah yang dapat merusak persatuan kebangsaan Indonesia. Untuk itu, Surya mengajak kepada seluruh kader untuk harus memahami ancaman sesungguhnya terhadap negeri ini. Dia tidak ingin Indonesia menjadi negara yang hancur seperti Cekoslovakia, dan negara-negara lain yang sudah terpecah.

“Saya tidak bisa membayangkan satu Indonesia Raya menjadi terpecah. Kita harus mewaspadai ini. Kader partai harus memiliki kemampuan mensosialisasikan visi misi partai di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat,” tekan Surya Paloh.

Dalam kesempatan tersebut, Surya Paloh juga mengajak kepada peserta Rakorsus untuk menjadi kader partai yang militan dalam menjalankan kehidupan berkebangsaan. Negeri ini bisa hebat dan maju ketika masyarakat peduli pada negerinya sendiri. Arti kepedulian adalah ketika semangat mencintai negeri ini tergambar dalam kehidupan keseharian dengan keseimbangan hak dan kewajiban sebagai warga negara Negeri yang menghormati nilai-nilai kebhinekaan, semangat prularisme, dalam kemajemukan, pemahaman yang religius.

“Pemikiran NasDem adalah memberikan yang terbaik tanpa memilah hak-hak khusus yang dimilki oleh perbedaan latar belakang kelompok, golongan, agama, bahkan daerah. NasDem sejatinya adalah nasionalisme Indonesia. Inilah alat perekat dan pemersatu kehidupan kebangsaan kita,” pungkas Surya Paloh diiringi tepuk tangan para peserta.(Fahrudin Mualim/*)

Share.

Leave a Reply