NasDem Partai Pertama Berbagi di Dataran Bulang

0

AMPANA, SULTENG (19 Juni): Memaknai bulan yang begitu indah nan muliah ini DPD NasDem Touna tak henti henti membumikan kegiatan bertajuk ‘amal bakti ramadan, bulan baik bersama org baik’. Kali ini daerah yang disasar adalah bagian selatan Touna, 6 Desa di pegunungan terdiri dari desa Balingara, Sukamaju, Bulanjaya, Girimulyo, Wanasari, dan desa Mpoa, atau yang biasa disebut Dataran Bulang yang terletak di Pelosok jauh kecamatan Ampana Tete (19/06).

Kurang lebih 80 KM dari Ibu Kota, komitmen Partai NasDem kabupaten Tojo Unauna berdiri kokoh di sana. Rangkaian kegiatan ini diisi dengan diskusi disimpul-simpul massa di tiap desa. Selain diskusi tentang kesalehan sosial, soal pertanian, perkebunan, wisata desa, infrastruktur, pengembangan ekonomi desa juga mengemuka.

Meski diskusinya informal, massa  di tiap desa pun terlihat sangat antusias. Mungkin karena yang hadir adalah sosok yang mereka rindukan.

Sebut saja Kepala Rombongan Jafar M Amin, Wakil Ketua DPRD Tojo Unauna Fraksi NasDem. Legilator satu ini selalu total sebagai pejuang partai, mendedikasikan dirinya di rakyat, meski bukan di daerah pemilihan beliau. Didampingi oleh Mud Lahay, Kk Nurlan Bagenda, dan jajaran DPC NasDem Ampana Tete, komunikasi dua arah begitu hidup.

Yang istimewa dalam perjalanan ini adalah kehadiran Tahmidi Lasahido, Ketua Dewan Pakar DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah. Karena sebagai pakar sosiologi, beliau tentu bisa mewarnai dan mengarahkan diskusi informal bersama sejulah tokoh dan kumpulan warga yang ditemui. Karena itu, diskusi informal ini selalu menemui substansi, titik temu serta solusi cerdas yang siap ditindak lanjuti.

“Dari pengamatan perjalanan ini memang kami menemukan masih banyaknya problem di rakyat yang butuh solusi segera dari penyelenggara daerah,” ujar Tahmidi.

Disela pertemuan ini NasDem Touna membagikan Paket Ramadan kepada pengurus, kader, masyarakat dan pegawai syarah mesjid di 6 desa.

“NasDem mengharapkan ke depan semua partai dapat melakukan hal yang sama, setidaknya meringankan beban rakyat, khususnya rakyat yang telah bersuka rela mendarmabaktikan hidupnya melayani umat. Mari kita semua bergotong royong mengurangi beban rakyat,” jelas Midy Lasahido.

Perjalan inipun ditutup dengan taraweh bersama masyarakat di Desa Balingara, sebelum kembali bertolak ke Ibukota.(*)

Leave a Reply

%d bloggers like this: