Konsumsi Ikan Bisa Bantu Tangkal Covid-19

Konsumsi Ikan Bisa Bantu Tangkal Covid-19

  • 15 Juni 2020
  • 10

KRAKSAAN (13 Juni): Safari GemarIkan (Gemar Makan Ikan) berupa kegiatan memberikan bantuan paket ikan dan hasil olahan bagi keluarga terdampak Covid-19, kembali dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama H Hasan Aminuddin, anggota DPR RI dari Fraksi NasDem. 

Kegiatan dilakukan di Aula Pondok Hati Rangkang Kota Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (12/6). Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandi. Peserta GemarIkan yang menerima bantuan adalah perwakilan keluarga terdampak Covid-19.

Hasan Aminuddin yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu mengatakan, gemar makan ikan dapat meningkatkan iman. Menurutnya, makanan yang diberikan Allah dari hasil laut baik untuk kesehatan. Dan secara ilmiah ikan adalah bahan makanan yang bisa meningkatkan imunitas tubuh. 

"Maka makan ikan bisa membantu kita menghadapi wabah virus Corona," kata Legislator NasDem dari dapil Jatim II itu.

Sebanyak 500 paket yang akan dibagikan. Isi paket itu adalah ikan tongkol yang proteinnya paling lengkap dan kadarnya tinggi. 

"Selain membantu bertahan selama pandemi Covid-19 juga bisa membantu mencegah stunting (gangguan pertumbuhan) pada anak," kata Hasan. 

Menurut mantan Bupati Probolinggo dua periode itu, bantuan paket ikan yang diberikan kepada Santri Pondok Hati pasti tepat sasaran. Karena yang masuk ke pesantren modern itu diseleksi ketat. Mereka yang terjaring adalah santri yang cerdas namun dari keluarga prasejahtera. Juga ada tim yang secara berkala menyalurkan bantuan kepada keluarga prasejahtera di sekitar lingkungan pesantren.

"Terima kasih kepada KKP atas bantuan ini. Insya Allah akan kami sebarkan kepada yang berhak di sekitar lingkungan pesantren," kata Hasan.

Hasan juga meminta agar masyarakat bersinergi dengan pemerintah menghadapi pandemi Covid-19. 

"Hiduplah secara sederhana dan bersahaja, karena corona berdampak pada lemahnya ekonomi. Sehingga perilaku konsumtif tidak selayaknya dilakukan," tegas Hasan. (*)
,