Opini Detail

Gerakan Perubahan dan Orientasi Pembaharuan

Gerakan Perubahan dan Orientasi Pembaharuan

  • 21 Maret 2019
  • 3402

Oleh: Siar Anggretta Siagian, SS.,MSi*

GERAKAN perubahan yang menjadi inti dalam sebuah perbaikan tatanan bangsa merupakan wujud nyata kerja keras Partai NasDem dalam memajukan bangsa ini. 


Meski bukan satu satunya elemen yang menjadi penentu pergerakan bangsa ini, NasDem telah dan sejak kelahirannya menunjukkan diri sebagai partai yang berorientasi kepada kepentingan bangsa. Kepentingan bangsa diformulasi menjadi gerakan perubahan; perubahan bangsa yang lebih baik, perubahan bangsa yang lebih berwibawa, perubahan yang lebih kokoh, perubahan di semua bidang khususnya bidang politik kebangsaan. 


Mengubah wajah bangsa agar lebih mandiri dan berwibawa membutuhkan kekuatan yang luar biasa. Kemauan, tekad dan keberanian serta strategi yang matang. Proses menegakkan gerakan perubahan yang dikomandoi Bapak Surya Paloh bukan perkara mudah. Gerakan perubahan yang dilakukannya adalah hasil perjalanan panjang dalam dinamika perpolitikan nasional sejak lama. 


Deretan pengalaman yang telah dilaluinya memberikan efek terhadap sikapnya untuk mengambil jalan baru menuju gerakan perubahan. Jalan baru itu kini bernama Partai NaDem. 


Sedari awal, Partai NasDem berkomitmen terhadap semua konsekwensi perjalanan dan pergolakan politik nasional. Meski penuh dengan risiko dan tantangan yang sangat keras, Surya Paloh memilih menerobos dan membuka pola kerja baru dengan intuisinya yang dituangkan dalam kalimat ‘Restorasi Indonesia’.


Prinsip yang ditorehkan Surya Paloh, telah banyak diadopsi dalam pergerakan politik anak bangsa. Saya adalah orang yang meneladani dan mengikuti hal baik yang dilakukan Pak Surya Paloh. Saya belajar langsung dan mengambil peran besar dalam gerakan yang dikomandoi bapak Surya Paloh ini. 


Pria berdarah Aceh yang dibesarkan di Kota Medan, Sumatera Utara ini, adalah anak bangsa yang tidak pernah kenal lelah. Semua upaya yang dilakukannya adalah wujud ketulusan dan kecintaan untuk membesarkan bangsa ini. 


Jika banyak yang bertanya mengapa Surya Paloh masih mau ikut terlibat dalam kondisi riil perpolitikan bangsa ini, jawabannya adalah karena Surya ingin memberikan sisa waktu hidupnya untuk bangsa tercinta ini, Indonesia. 


Kegelisahan Surya Paloh terhadap persoalan bangsa, pada akhirnya menjadi bahan untuk mendorong dan mengajarkan semua kader NasDem baik yang terlibat aktif sebagai anggota DPR, DPRD, menteri, atau sebagai apapun, untuk terlibat secara maksimal membesarkan bangsa ini dengan apa yang dimiliki. Apa pun yang kita miliki, harusnya dapat diberikan terhadap bangsa dengan dedikasi yang utuh. Kita ingin kelak anak bangsa ini tersenyum bangga atas semua prestasi baik yang diwariskan oleh generasi saat ini. Inilah bagian penting dari dedikasi yang ditorehkan Surya Paloh, yang secara prinsip saya ikuti dan teladani. 


Sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan optimisme perubahan bangsa, saya sebagai kader NasDem ingin berupaya mengikuti jalan yang telah di tapaki Surya Paloh. Saya terlibat sebagai calon anggota legislatif (Caleg) Partai  NasDem untuk Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Deli Serdang. 


Saya menyadari bahwa jalan ini mempunyai risiko yang sangat keras. Tetapi bagi saya mengikuti dan menapaki jalan yang telah dilalui Surya Paloh adalah sebuah optimisme dedikatif terhadap bangsa Indonesia. Meski saya memulai dari provinsi, tetapi jalur ini menjadi pembuka jalan menuju apa yang dicita-citakan Surya Paloh dan Bangsa Indonesia secara umum. 


Sebagai wujud orientasi pembaharuan, saya ingin menegaskan beberapa poin penting. Pertama, kita telah lama berjuang melawan penjajah dan telah merasakan kemerdekaan, maka upaya selanjutnya adalah mempertahankan kemerdekaan ini dengan terus membebaskan diri dari penindasan dan keterpurukan. Dengan kalimat sederhana kita sebut dengan kebebasan dalam berpolitik dan kepekaan demokrasi.


Ke dua, semua orang tentu tahu, bahwa dalam mewujudkan tatatan  kebangsaan harus melalui lembaga politik. Oleh karena itu, politik harus menjadi bagian penting dalam proses perubahan itu. Semakin banyak orang baik dalam mendorong perbaikan dinamika politik, maka bangsa ini akan semakin baik pula. 


Ke tiga, NasDem telah berikrar untuk terlibat aktif dalam perubahan bangsa, maka semua elemen khususnya kader NasDem berupaya sekuat tenaga menuju titik itu, titik yang di ujungnya adalah bangsa yang berwibawa dan mandiri.


Ke empat, sebagai kader NasDem, saya secara pribadi telah memilih untuk terlibat aktif berkontestasi pada Pemilu 17 April 2019 ini. Saya mengajak kader NasDem dan semua komponen bangsa untuk mengangkat bangsa ini menuju bangsa besar yang membanggakan. Ini semua adalah orientasi gerakan perubahan dan Restorasi Indonesia. 


Bagi warga Deli Serdang, Sumatera Utara, momentum baik ini harus kita ambil sebagai bagian penting pendidikan politik. Belajar dari momentum dan kesempatan ini untuk mengambil banyak pelajaran. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang baik ini. Tidak semua orang bisa memiliki waktu dalam berkontestasi pada pemilu kali ini. Maka kita yang punya waktu dan kesempatan dapat memanfaatkan momentum ini. 


Saya berpikir bahwa jika anak negeri bisa mengambil peran maksimal dari proses demokrasi ini, tentu bangsa ini akan menjadi bangsa yang maju. Bangsa yang mau belajar dengan proses demokrasinya akan melahirkan tokoh-tokoh hebat untuk memimpin bangsa ini. 


Khusus buat perempuan Deli Serdang dan Sumatera Utara serta Indonesia pada umumnya agar terlibat lebih proaktif menggerakkan potensinya, agar kepentingan bangsa dapat terwujud dengan baik. Bangsa ingin melihat generasi muda dapat hadir sebagai aktor yang menjaga, merawat, dan melestarikan bangsa. Semoga upaya maksimal yang kita tanam hari ini, menuai hasil optimal di masa yang akan datang.*


Deli Serdang, 20 Maret 2019

Siar Anggretta Siagian, SS.,MSi adalah Wasekjen DPP Partai NasDem  



,