Ablaho, Politik Hilang Makna
NasDem
Ablaho, Politik Hilang Makna

BELAKANGAN dinamika politik bangsa mengalami pergeseran pola. Di tengah suasana kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan DPR, DPD dan DPRD, upaya memberikan pesan politik kepada publik mengalami pergeseran, jika tidak diKatakan ada perubahan. 


Pergeseran yang dimaksud adalah cara dan strategi pemenangan masuk pada ranah perang kata dan bahasa.


Cukup banyak muncul kata dalam dinamika kampanye, misalnya, sontoloyo, genderuwo, tampang boyolali, kampungan, kampret, cebong dan kata-kata lainnya. 

Manifesto Gerakan Etik dan Kesantunan
NasDem
Manifesto Gerakan Etik dan Kesantunan

Tepat pukul 21. 17 menit, di hari minggu bertepatan tanggal 11 November 2018. Di panggung megah, sang pendiri Partai NasDem Surya Paloh berdiri. Pekikan teriakkan tidak terbendung. Gemuruh teriakan ribuan kader partai NasDem menggema di aula Hotel De Tjolomadeo, Provinsi Jawa Tengah. Berkumpullah kader, simpatisan dan pimpinan partai politik serta pimpinan lembaga negara. Di aula itu pak Surya Paloh berdiri. Dengan khas suaranya yang menggema, ia kemudian menyapa semua peserta dan tamu undangan. Serak suaranya dengan senyum bangganya ia berdiri dan detak kagumnya terhadap perjalanan partai NasDem yang di nahkodainya selama tujuh tahun. Hari ini adalah tahun ke 7 partai NasDem. Memang tidak mudah, tetapi optimisme dan usaha yang kuat, partai ini kemudian menjadi partai yang bisa sejajar dengan partai-partai besar lainnya. Bagian dari kalimat nash Pak Surya Paloh “Ya Allah...Berilah kesempatan kepada kami untuk memimpin negeri ini, kutuk lah kami jika kami mengkhianati amanat ini. Kami ingin merubah bangsa ini agar lebih baik kedepan”. Merinding dan menggetarkan jiwa jiwa yang benar benar tulus ingin memperbaiki bangsa ini. 

Mengapa Partai NasDem?
NasDem
Mengapa Partai NasDem?

HARI ini, Minggu (11 November 2018), Partai NasDem berusia 7 tahun. Sampai sedemikian jauh, banyak pertanyaan yang dialamatkan ke partai ini, antara lain mengapa banyak tokoh politik yang hijrah ke partai tersebut?

Jokowi dan Warung di Tepi Jalan
NasDem
Jokowi dan Warung di Tepi Jalan

PAGI itu saya dan keponakan sedang makan soto ayam di warung soto  "Pak Man" yang lokasinya tak jauh dari pasar burung Kampung Kali Semarang.

Hidup yang dibangun dari Komitmen dan Konsistensi
NasDem
Hidup yang dibangun dari Komitmen dan Konsistensi

UNIVERSITAS Pendidikan Indonesia yang dulu dikenal dengan nama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung punya tempat istimewa di hati Enggartiasto Lukita. Di kampus itulah, pencarian jati dirinya dimulai, meramu cita-cita pribadi dan gagasan untuk berbuat lebih untuk orang banyak. 


Sekolah di Dayah
NasDem
Sekolah di Dayah

Saat ini, diperkirakan ada separoh dari jumlah anak yang memasuki dunia pendidikan di Aceh, memilih pendidikan dasar di Dayah, yaitu sistim pendidikan berbasis agama semacam pesantren di Pulau Jawa. Karena itu bisa dibayangkan, pertumbuhan jumlah murid dari hari ke hari terus meningkat. 

Menggerakkan Perempuan Dalam Ekonomi Digital
NasDem
Menggerakkan Perempuan Dalam Ekonomi Digital

PARA ahli mengingatkan bahwa, perdebatan soal kemiskinan, diskriminasi gender dan literasi digital seringkali memunggungi posisi perempuan sebagai angkatan kerja pengguna perangkat digital dan teknologi yang sedang meningkat.


Perempuan-perempuan dengan keterbatasan literasi digital akan menghadapi situasi yang makin sulit dan perlu berjuang keras untuk memperoleh pekerjaan formal yang aman di era teknologi yang makin maju

Restorasi Akal Sehat
NasDem
Restorasi Akal Sehat

Indonesia memiliki seluruh prasyarat untuk menjadi negara maju. Dari kekayaan alam, garis pantai, iklim, kesuburan tanah, keindahan alam, letak geografis yang strategis dan lain sebagainya.


Lantas, mengapa kita tidak kunjung menjadi negara maju?

Lagi, Menyoal Kredibilitas Ma'ruf Amin
NasDem
Lagi, Menyoal Kredibilitas Ma'ruf Amin

Sangat mungkin Mahfud MD, tokoh yang disebut-sebut telah disiapkan menempati posisi itu, juga terkejut, sebab ia tidak menyangka, Jokowi dan sembilan partai koalisi akhirnya memercayakan Ma'ruf Amin sebagai cawapres. Padahal Mahfud telah menyiapkan diri menuju kontestasi Pilpres 2019 mendampingi Jokowi.

Keikhlasan dan Energi
NasDem
Keikhlasan dan Energi

Hak Cipta iStow juga sudah terdaftar pada Kemenkumham. Piranti lunak iStow adalah buatan Indonesia pertama, sekaligus yang pertama pula mendapatkan sertifikasi Klas. 

Apatisme Politik Sudah Basi
NasDem
Apatisme Politik Sudah Basi

KEPEDULIAN kaum muda terhadap politik sangat penting bagi kemajuan dan kehidupan negara ke depan. Sudah saatnya sebagai anak muda tak bergaya apatis dengan politik.

Pertarungan Politik dalam Pemilu Serentak 2019
NasDem
Pertarungan Politik dalam Pemilu Serentak 2019

Pertarungan politik tanda-tanda ancaman terhadap kerukunan dan persatuan serta kemajuan nasional sudah terasa ketika sejumlah politisi dan pengamat menggunakan istilah ‘pertarungan politik’ dalam memaknai Pileg dan Pilpres Serentak mendatang. Alih-alih pertarungan menjaga kerukunan dan persatuan serta kemajuan nasional, istilah ‘pertarungan politik’ dimaksud justru pertarungan berebut kekuasaan. Yaitu kekuasaan kursi baik yang ada di lembaga legislatif maupun yang berada di eksekutif, yaitu pemilihan kursi dan pasangan presiden/wakil presiden.

Bekal Politik Buat Caleg Partai Waras
NasDem
Bekal Politik Buat Caleg Partai Waras

Belum genap sebulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan Daftar Calon Sementara (DCS) DPR-RI, NasDem sejak 1-3 September 2018 langsung menggelar Pekan Orientasi Calon Anggota Legislatif (caleg)  di Jakarta guna membekali para calegnya dari seluruh Indonesia agar bisa berkontestasi secara sehat dan profesional.

Saya Mendengar Pidato Sang Ketua
NasDem
Saya Mendengar Pidato Sang Ketua

Tapi saya berani bertaruh bahwa setidaknya 446 orang bakal caleg yang hadir waktu itu, seperti saya, telah mendapatkan energi emosional dan intelektual dari pidato Sang Ketua.

Mengapa Harus Antimahar Politik?
NasDem
Mengapa Harus Antimahar Politik?

Partai politik harus mampu memberikan ide atau gagasan kepada kadernya agar tidak melakukan politik transaksional yang kemudian tidak hanya menjadi prinsip satu atau dua orang tetapi menjadi komitmen bersama.