News Detail

Rico Desak Lapan Dukung Pembangunan Satelit Ruang Angkasa di Papua Barat

Rico Desak Lapan Dukung Pembangunan Satelit Ruang Angkasa di Papua Barat

  • 27 Juni 2020
  • 95
  • Fraksi NasDem, Rico Sia

JAKARTA (27 Juni): Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) diminta untuk segera membalas surat Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan tertanggal 17 Februari 2020 tentang Dukungan Pengembagan Satelit Ruang Angkasa di Papua Barat.

Permintaan itu disampaikan anggota DPR RI dari Partai NasDem Rico Sia dalam rapat dengar pendapat Komisi VII DPR dengan sejumlah lembaga/badan pada Jumat (26/6). Lembaga-lembaga yang yang mengikuti rapat virtual tersebut adalah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Tenaga Atom Nasional (Batan), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional  (Lapan), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi  (BPPT) dan Badan Informasi Geospasial (BIG). Rapat membahas Evaluasi Anggaran 2020 dan Pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun 2021. 

Rico Sia, Legislator NasDem dari dapil Papua Barat itu mengatakan, pada bulan Januari 2020, ia bersama beberapa investor telah mempresentasikan cara kerja, dan keuntungan untuk Indonesia membangun satelit ruang angkasa di Papua Barat. Bahkan, tambah Rico, dana yang akan digunakan bukan bersumber dari APBN melainkan investor yang mau berinvestasi.

“Silahkan apabila Lapan ingin membangun peluncuran satelit di Biak, Papua Barat, menggunakan uang negara (APBN), tetapi kami di Papua Barat inginnya tetap dari investasi,” kata Legislator NasDem itu. 

Rico sengaja menyampaikan hal itu karena Gubernur Papua Barat bercita cita ingin membangun peluncuran satelit agar ada transfer teknologi yang akan mencerdaskan putra putri Papua Barat tanpa memakai tenaga asing. 

“Ada investor yang mau bekerja sama dengan menggunakan uangnya tanpa memakai uang negara yang bersumber dari APBN. Terutama tidak memakai tenaga asing melainkan mengirim putra putri Indonesia khususnya dari Papua Barat untuk belajar keluar negeri untuk transfer teknologi,” jelas Rico lagi.

Ditambahkan, jika pengembagan satelit ruang angkasa di Papua Barat sudah beroperasi, Indonesia akan banyak mendapatkan benefit. Salah satu contohnya adalah tambahan devisa. Untuk itu Rico meminta Lapan memberi dukungan pembangunan satelit ruang angkasa di Papua Barat agar investasi bisa segera berjalan dengan tidak ada halangan.(Sonia/*)