News Detail

Pendaftaran Anggota NasDem Berbasis Digital

Pendaftaran Anggota NasDem Berbasis Digital

  • 03 Juli 2020
  • 1353
  • Fraksi NasDem
  • Anggreta Siagian

JAKARTA (3 Juli): Partai NasDem menggelar pelatihan pembuatan elektronik kartu tanda anggota (e-KTA) untuk para tenaga ahli anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI melalui aplikasi Zoom, Kamis (2/7).

Ketua Bidang Cyber dan Digitalisasi DPP NasDem, Donny Priambodo mengatakan di era digital ini Partai NasDem membuat terobosan dengan membuat program kartu anggota berbasis digital, sehingga memudahkan pendaftaran anggota dan pendataan berbasis digital yang akurat.

"Pembuatan e-KTA ini diperlukan dalam mapping anggota secara digital untuk pengambilan keputusan-keputuan strategis partai yang tepat sasaran berdasarkan data," katanya. 

Donny menyebutkan, salah satu tujuan e-KTA ini membuat data based decision making, sehingga target yang ada dalam rencana besar partai memiliki tujuan yang jelas dan realistis serta memutuskan langkah-langkah strategis. 

"Data based menjadi transformasi kebutuhan partai dalam bentuk digital, sehingga memiliki konteks yang jelas berdasarkan data yang riil," terangnya. 

Wasekjen Umum dan Administrasi DPP NasDem, Siar Anggreta Siagian mengatakan, saat ini Partai NasDem tengah menyelesaikan aplikasi keanggotaan yang terpusat dalam bentuk aplikasi mobile e-KTA. 

"Aplikasi ini nantinya akan mempermudah calon anggota Partai NasDem dalam registrasi," tukasnya.

Siar juga menyebutkan, nantinya e-KTA ini berlaku setelah anggota mendaftarkan diri melalui aplikasi tersebut. 

"Harapan kami, dengan kemudahan registrasi untuk menjadi anggota Partai NasDem, nantinya banyak orang yang mendaftarkan dirinya menjadi anggota," ujarnya. 

Namun, Siar mengingatkan, dalam mendaftarkan diri menjadi anggota NasDem membutuhkan orang yang terlebih dahulu memiliki e-KTA. Ini merupakan persyaratan penting, karena setiap anggota yang sudah memiliki e-KTA akan memberikan kode kartu anggota milikinya untuk persyaratan registrasi. 

"Hal ini dilakukan agar tidak sembarangan orang bisa mendaftar dan menjaga data sesuai ketentuan," katanya.(HH/*)