News Detail

NasDem Parigi Moutong Walk Out Bela Marwah DPRD

NasDem Parigi Moutong Walk Out Bela Marwah DPRD

  • 04 Juli 2020
  • 40
  • NasDem Parimo
  • Sayutin Budianto Tongani

PALU (4 Juli): Fraksi NasDem DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) meninggalkan rapat paripurna DPRD Parimo karena merasa marwah DPRD dilecehkan.  Rapat paripurna yang seharusnya dihadiri Bupati Parimo ataupun Wakil Bupati Parimo itu rupanya tidak dihadiri keduanya.  

“Saya menilai pihak eksekutif tidak menghargai perwakilan rakyat yang ada saat ini. Ketidakhadiran Bupati ataupun Wakil Bupati, membuat kami merasa marwah DPRD Parimo dilecehkan,” kata Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto Tongani dari NasDem, saat meninggalkan ruang sidang DPRD Parimo, Jumat (3/7).  

Sayutin yang juga Ketua DPD NasDem Parimo menegaskan, pihaknya mengambil sikap itu selaku pimpinan DPRD bertanggung jawab atas lembaga wakil rakyat. Akibat ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Parimo dalam laporan keterangan pertanggung jawaban tahun 2019, seluruh anggota Fraksi NasDem walkout.

Pihak eksekutif tambah Sayutin,  hanya mengutus asisten ekonomi dan pembangunan Revi Tilaar, berdasarkan surat tugas yang masuk.

“Kami tidak menghalangi proses persidangan. Namun, pemikiran kami mesti mengambil jalan walkout sebagai peringatan buat siapapun yang melecehkan harga diri lembaga wakil rakyat,” tegasnya.

Legislator NasDem itu mengatakan, sebagai kader NasDem pihaknya konsisten dan harus keluar dari rapat paripurna. Rapat itu adalah penyampaian rekomendasi kepala daerah. Jadi, mesti ada sikap saling menghargai.

Sebelumnya, Fraksi Partai NasDem DPRD Parimo tidak pernah melakukan tindakan walkout. Namun, penghargaan yang diberikan kepada lembaga DPRD tidak sepatutnya seperti ini. Harusnya ada kemitraan yang terbangun dari dua lembaga itu, eksekutif dan legislatif.

Ia menginginkan, pemerintahan bisa berjalan baik, saling menghargai dalam tataran unsur penyelenggara pemerintah daerah baik bupati dan DPRD.

Dalam rapat paripurna tersebut sempat mendapat masukan dari beberapa fraksi DPRD Parimo di antaranya Fraksi Toraranga, Fraksi PKB, Fraksi Hanura dan NasDem yang minta untuk ditunda. Sedangkan Fraksi PDIP berpendapat ketidakhadiran kepala daerah untuk dipertimbangkan. Sedangkan Fraksi Gerindra dan Fraksi Bintang Indonesia meminta sidang tetap dilanjutkan.

Selang beberapa lama setelah diskors, Wakil Bupati Parimo H Badrun Nggai akhirnya bisa menghadiri rapat tersebut. 

“Kami mengapresiasi Wakil Bupati Parimo, H Badrun Nggai yang akhirnya bisa hadir. Meskipun, Fraksi NasDem sempat melakukan aksi walkout,” tutupnya.(NasDem Parimo/*)