News Detail

DPW NasDem Sumbar Serahkan Nama-nama Bacalon Kada ke DPP

DPW NasDem Sumbar Serahkan Nama-nama Bacalon Kada ke DPP

  • 14 September 2017
  • 5
PADANG, SUMBAR (14 September): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Barat (Sumbar) telah mengirim nama-nama bakal calon kepala daerah dari empat kota di Sumbar yang akan bertarung di Pilkada 2018 mendatang. Hal tersebut ditegaskan Syamsu Rahim, Ketua DPW NasDem Sumbar di Padang.

Lebih jauh Syamsu Rahim juga menjelaskan, nama-nama bakal calon kepala daerah yang dikirim ke DPP NasDem tersebut merupakan hasil rapat pleno mulai dari DPD hingga pleno ke DPW.

“Hasil pleno itu lah dikirim ke DPP. Nantinya DPP akan melakukan survei terhadap calon,”ungkapnya.

Sebagaimana di ketahui, DPW NasDem Sumbar telah melakukan penjaringan calon kepala daerah di empat kota di Sumbar. DPD Padang ada lima orang yang mendaftar, namun satu orang mundur di bursa pencalon atas nama Apris. DPD NasDem Kota Pariaman ada empat yang mendaftar. Kota Padangpanjang ada lima calon wako yang mendaftar, satu cawako sementara dari Kota Sawahlunto ada tiga pasang calon.

“Dari bakal calon yang mendaftar tersebut, empat orang diantaranya adalah kader NasDem, ,”jelas Syamsul Rahim.

Sementara itu secara terpisah Ketua DPD NasDem Pariaman Dewi Fitri Deswati membenarkan telah melakukan rapat pleno dalam penentuan calon kepala daerah untuk dikirimkan ke DPP NasDem.

Sebelum DPD NasDem Pariaman mengirimkan nama calon kepala daerah ke DPP, DPD terlebih dahulu akan melakukan test tertulis dan wawancara langsung dengan bakal calon, kemudian bakal calon juga diminta untuk menyampaikan visi dan misi secara terbuka didepan seluruh kader.

“Setelah seluruh proses internal dilalui, baru nantinya DPD NasDem melakukan ekspos ke DPP mana kandidat yang memiliki peluang besar untuk bisa menang,” terang Dewi Fitri di Pariaman.

Lebih jauh Dewi Fitri juga menambahkan, di samping proses internal, hasil survei sangat mempengaruhi terhadap keputusan DPW dan DPP untuk penetapan bakal calon kepala daerah, karena setiap partai pasti menginginkan calon yang mereka usung dapat menang dalam Pilkada nantinya.(*)