News Detail

Politik Tanpa Mahar jadi Magnet banyak Tokoh ke NasDem

Politik Tanpa Mahar jadi Magnet banyak Tokoh ke NasDem

  • 28 September 2017
  • 27
PASURUAN, JATIM (28 September): Irsyad Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irsyad, akhirnya  menyerahkan berkas formulir pendaftaran untuk mendapat rekomendasi Partai NasDem sebagai Bakal Calon Bupati Kabupaten Pasuruan. Gus Irsyad yang datang ke Kantor DPD NasDem Pasuruan, disambut Ketua DPD NasDem Pasuruan Joko Cahyono, Rabu (27/09).



Berkas administrasi yang disyaratkan itu dikatakan sebagai satu upaya mendapatkan surat rekomendasi dalam menambah modal merebut kembali kursi nomor satu di Pasuruan.

“Selanjutnya saya menunggu proses internal Partai NasDem. Dan sekali lagi saya sampaikan terima kasih atas diterimanya berkas (pendaftaran) saya ke NasDem, terutama Pak Joko,” ujar Gus Irsyad.

Sebelumnya ditegaskan, sosok yang disegani di Pasuruan ini menghormati seluruh partai politik maupun komponen lainnya, khususnya pada Partai NasDem yang saat ini telah menerimanya mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Pasuruan periode 2018-2023.

Ia mengapresiasi Partai NasDem karena dianggap telah menempatkan dirinya sebagai salah satu partai yang peduli dengan keberlangsungan dan keberlanjutan pembangunan Kabupaten Pasuruan.



Sementara itu Ketua DPD NasDem Kabupaten Pasuruan Joko Cahyono mengapresiasi atas diserahkannya formulir pendaftaran calon Bupati Pasuruan yang sudah dibuka sejak awal bulan September ini.

“Ini adalah hasil komunikasi yang telah terbangun selama ini. Sejak penjaringan dibuka, seluruh partai sudah kami komunikasikan. Dan kami hargai Mas Irsyad menyerahkan kembali formulir yang telah diambil sebelumnya,” terang Joko.

Lebih jauh Joko Cahyono yang juga anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi NasDem ini juga menyatakan, hampir di pastikan seluruh Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati PILKADA 2018 Kabupaten Pasuruan meminta Partai NasDem Pasuruan menjadi Koalisi maupun Pengusungnya.

“Plaform pesta demokrasi yang ‘Cerdas, Tegas dan Trengginas’ yaitu Politik Tanpa Mahar. Ini menjadi magnet bagi tokoh-tokoh atau kandidat pemimpin daerah untuk ‘berangkat’ dari Partai NasDem,” tegas Joko Cahyono.

Ditambahkan Joko Cahyono, selain politik tanpa mahar adanya transparansi dalam penjaringan juga menjadi daya tarik lebih terhadap minat putra-putri daerah untuk maju menjadi kepala daerah di daerahnya masing-masing.

“Politik Tanpa Mahar ini bisa menjadikan kepala daerah mendatang mampu membawa cita cita Founding Father Partai NasDem bagi kepentingan Masyarakat.  Untuk itu kami sangat selektif dan lebih mengedepankan kualitas personal dari pada kuantitasnya.

Karena kita butuh pemimpin yang serius dan fokus untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan individu dan golongan,” pungkas Joko Cahyono.(*)