News Detail

Pengurus DPP NasDem Kunjungi PB NU

Pengurus DPP NasDem Kunjungi PB NU

  • 13 November 2017
  • 454
  • DPP NasDem

JAKARTA, (13 November): Rombongan DPP Partai NasDem secara khusus mengunjungi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Senin (12/11). Ketua rombongan Effendy Choirie atau yang juga dikenal dengan Gus Choi mengungkapkan alasan kedatangan NasDem ke PBNU terkait dengan persiapan acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP NasDem yang akan berlangsung di JI-Expo Kemayoran pada 15-17 November.

"Silahturahmi dilakukan karena NasDem dan PBNU punya hubungan baik, untuk itu kami mengundang PBNU secara resmi untuk hadir dalam Rakernas NasDem yang berlangsung pada 15 November," ujar Gus Choi dihadapan ketua dan para pengurus PBNU.



Selain Gus Choi, dalam kesempatan yang sama nampak para pengurus DPP NasDem seperti Wasekjen DPP NasDem Bidang OKK Hermawi Taslim, Sekretaris Mahkamah Partai Atang Irawan, Ketua Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak Amelia Anggraini, Ketua DPP Bidang Kelautan dan Maritim Emmy Hafild, Wakil Bendahara Umum partai Joice Triatman, Ketua DPW NasDem Bali, Oka Gunastawa, Ketua NasDem Jambi Agus Roni, serta fungsionaris NasDem lainnya.

Gus Choi melanjutkan, akan ada beberapa agenda penting dan strategis yang akan dibahas selama berlangsungnya Rakernas. Agenda utama Rakernas NasDem yaitu deklarasi pendukungan kembali Jokowi sebagai presiden, membuat program kerja NasDem untuk 1 tahun ke depan, serta merespon problem aktual bangsa Indonesia saat ini.

Mengenai poin terakhir, Gus Choi memandang perlu masukan-masukan dari PBNU selaku organisasi Islam yang dikenal sangat moderat.

"Kami memerlukan masukan-masukan khusus dari PBNU selaku jangkar republik. Kami menilai NU punya otoritas untuk mengarahkan dan menasehati ideologis partai-partai yang melenceng dari NKRI," ungkapnya.


Menanggapi hal tersebut, Ketua PBNU Said Aqil Siroj menjamin bahwa NU akan hadir dalam acara Rakernas NasDem. PBNU menilai NasDem merupakan partai nasionalis modern yang sejalan dengan prinsip PBNU yaitu Islam Nusantara.


"PBNU sangat moderat dan tidak ada sedikitpun ruang bagi keradikalan, cita-cita NU sama dengan NasDem yaitu untuk membangun kedamaian bagi sesama manusia tanpa memandang suku, ras, dan agama," papar Said. (Uta/*)