News Detail

Rescue NasDem Berikan Layanan Kesehatan di Lombok Utara

Rescue NasDem Berikan Layanan Kesehatan di Lombok Utara

  • 11 Agustus 2018
  • 98
  • Badan Rescue NasDem

LOMBOK UTARA (11 Agustus): Badan Rescue NasDem (BRND) sudah mendarat di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Rabu (8/8). 

Relawan yang terdiri dari 15 dokter, 15 paramedis dan tiga relawan umum ini akan memberikan layanan kesehatan gratis kepada pengungsi yang ada di Desa Tanjung Lombok Utara.

Berdasarkan pengamatan Rescue NasDem terdapat lebih dari 5 000 orang pengungsi yang tersebar di 100 posko pengungsian sekitar desa Tanjung.

Ketua BRND Hariadi Anwar (Ade Anwar) mengatakan bahwa kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi Lombok ini akan dipusatkan ke posko pengungsian yang hingga saat ini belum mendapatkan perhatian.

Selain itu BRND juga akan turun ke lokasi hasil koordinasi dengan dinas kesehatan dan BPBD Provinsi NTB.

“Kita bertugas untuk membantu mereka yang terkena musibah, terutama pelalayan kesehatan pemerikasaan dan pengobatan,” katanya di Metro TV, Jumat (10/8).

Tenaga bantuan kesehatan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ini disebutkan Ade telah siap memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kita lakukan visit ke tempat pengungsian-pengungsian,” tambahnya.

Melalui ketersedian tenaga kesehatan dan obat-obatan BRND menargetkan dapat memberikan pelayanan kesehatan minimal kepada 500 warga setiap harinya.

“Mulai pukul 14:00 WITA dan akan berlangsung setidaknya tiga pekan,” tukasnya.

Akibat gempa susulan yang terjadi pada 9 Agustus lalu dengan skala 6,2 SR, Azizah putri dari ibu Ani dengan usia 5 tahun yang tinggal di Desa Tanjung Kabupaten Lombok Utara,

 tertimpa reruntuhan genteng rumah.

"Ia mengalami luka di bagian kening. Anak tersebut dilarikan ke posko BRND dan segara mendapatkan penanganan tim. Alhamdulillah sudah bisa teratasi," ungkap Yudi Aulia Rachman, Koordinator Tim Rescue NasDem dari Lombok Utara.

Berdasarkan pengamatan BRND selama beberapa hari ini banyak ditemukan warga yang menderita sakit batuk, pilek, diare, pusing, infeksi saluran pernapasan (ispa) dan trauma pasca bencana.

BRND membawa peralatan medis,  obat-obatan dan alat bedah serta perawatan luka ringan.(*)