News Detail

Maruli Si Pemberani Apresiasi Penangkapan Wisnu Wardhana

Maruli Si Pemberani Apresiasi Penangkapan Wisnu Wardhana

  • 10 Januari 2019
  • 1140
  • NasDem Jatim
  • Maruli Hutagalung SH M Hum
  • Calon Legislatif


SURABAYA (10 Januari): Maruli Hutagalung SH M Hum mengapresiasi Kejaksaan Negeri Surabaya Jawa Timur setelah berhasil menangkap mantan Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana yang terjerat kasus korupsi pelepasan dua aset berupa tanah dan bangunan milik BUMD PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim di Tulungagung dan Kediri tahun 2013.


Maruli merupakan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur yang kini maju sebagai caleg DPR RI Partai NasDem Dapil Jawa Timur I nomor urut 2. Dia dikenal sebagai pejabat pemberani lantaran selama menjabat telah banyak menyelamatkan aset-aset bangsa dari tangan para koruptor nakal.


“Tentu rakyat bangga dengan kiprah Kejari Surabaya dan Kejati Jatim karena berhasil menangkap pelaku korupsi yang belum mau menyerahkan diri,” katanya di Surabaya, Rabu (9/1).

Maruli juga memuji Kajari Surabaya Teguh Darmawan karena komitmennya dengan sangat tegas memburu para pelaku korupsi.


“Saya senang sekali dengan ditangkapnya terpidana Wisnu Wardhana,” tambah Maruli.

Wisnu dicokok petugas ketika melintas mengendarai mobil di Jalan Raya Kenjeran Surabaya. Penangkapannya sendiri cukup menjadi perhatian warga dan viral di media sosial lantaran Wisnu mencoba melawan hingga menabrakkan mobil yang dikendarainya ke arah sepeda motor petugas.


Maruli yang dikenal sebagai orang yang begitu berani memberantas korupsi ini berharap kejadian memalukan tersebut dapat dipetik hikmahnya oleh seluruh pihak dan menjadi momentum untuk meningkatkan tata kelola BUMD secara lebih profesional.


“Imbasnya, BUMD bisa memberi manfaat bagi rakyat sebagaimana kewajiban yang harus dilakukan, bukan malah dijadikan lahan korupsi,” tambahnya.

Saat menjabat Maruli tercatat telah dua kali mengantarkan kejaksaan tinggi dipimpinnya sebagai yang terbaik dalam upaya pemberantasan korupsi. Dia menilai upaya penangkapan yang membuahkan hasil tersebut menjadi pelecut menuju Indonesia yang adil dan bersih dari korupsi.


“Aksi penangkapan ini sangat efektif dalam mengirim pesan bahwa memang koruptor harus benar-benar diburu. Ini sejalan dengan komitmen Presiden Joko Widodo untuk terus menegakkan hukum, mewujudkan Indonesia bebas korupsi,” tandasnya.(*)