News Detail

NasDem Malaysia Gelar Bimtek Saksi Pemilu 2019

NasDem Malaysia Gelar Bimtek Saksi Pemilu 2019

  • 11 Maret 2019
  • 1301
  • NasDem Malaysia
  • Tengku Adnan
  • Calon Legislatif



KUALA LUMPUR (11 Maret): Dalam rangka persiapan menghadapi Pemilu 2019, Perwakilan Luar Negeri Partai NasDem Malaysia melakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Saksi di EDC Hotel Kuala Lumpur, Jalan Raja Laut,Chow Kit, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (10/3).


Bimtek Saksi dilakukan untuk mengawal proses pemungutan dan penghitungan suara yang akan dilaksanakan di wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, PPLN Penang dan Johor Bahru. 


Kegiatan bimtek itu sangat penting untuk memastikan kemampuan saksi partai dalam menghadapi proses tersebut. Banyak hal yang disampaikan kepada para saksi terutama memperdalam pemahaman terkait Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara. 


Dengan kegiatan ini diharapkan saksi yang disiapkan memiliki kualitas yang mumpuni untuk menghadapi dinamika yang akan berkembang di saat proses pemungutan dan penghitungan suara. 


Selain menyiapkan saksi Partai NasDem di Pemilihan Legislatif, semua yang terlibat juga akan disiapkan untuk saksi Pemilihan Presiden yang akan dilaksanakan secara serentak nanti.


Kegiatan itu dibimbing Tengku Adnan, Ketua Partai NasDem Malaysia yang juga Caleg Partai NasDem untuk Dapil DKI Jakarta II. Pada Pemilu 2014 Adnan adalah Ketua PPLN Kuala Lumpur sehingga dengan pengalaman sebagai penyelenggara tersebut dapat memberikan gambaran tentang tantangan serta peluang yang akan dihadapi.


Untuk wilayah kerja PPLN Kuala lumpur dipersiapkan saksi sebanyak 600 orang, untuk PPLN Johor sebanyak  400 orang saksi dan PPLN Penang sebanyak 100 orang saksi. Sedangkan PPLN Kota Kinabalu sebanyak 400 orang saksi, PPLN Tawau 150 orang saksi dan PPLN Kuching sebanyak 200 orang saksi.

 
"Peran para saksi ini tentunya sangat penting dalam proses pemungutan serta penghitungan suara nanti. Selain mengawal suara partai dan suara pilpres tentunya peran mereka semuanya untuk memastikan proses pesta rakyat lima tahun sekali itu dapat berjalan dengan baik dan juga jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia seperti yang diamanatkan undang-undang," ujar Adnan di Kuala Lumpur, Minggu (10/3). 

Adnan mengatakan, simulasi tentang persiapan kegiatan pemungutan dan penghitungan suara juga dilakukan demi memastikan bahwa para saksi tersebut benar-benar memahami seluruh proses pelaksanaan pemilu. Mereka juga wajib memahami fungsi berbagai macam formulir serta berita acara proses pelaksanaan pemilu yang telah diatur dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2019 khususnya untuk pelaksanaan Pemilu di luar negeri.


"Peran para saksi ini kami maksimalkan untuk menggerakkan para pemilih caleg Partai NasDem dan Jokowi-Amin yang telah kami petakan sejak Januari 2018 lalu," tegas Adnan. 

Adnan menambahkan, pihaknya giat melaksanakan blusukan dan temu masyarakat untuk memastikan Partai NasDem Malaysia dan Jokowi-Amin dapat menjadi pemenang utama di Malaysia.  (NasDem Malaysia/Fauzi Fathkur/*)