News Detail

Duet Caleg NasDem Perjuangkan Program Prorakyat

Duet Caleg NasDem Perjuangkan Program Prorakyat

  • 15 Maret 2019
  • 2982
  • NasDem Makassar
  • Aura Aulia Imandara
  • Yusuf Sandy
  • Calon Legislatif



MAKASSAR (15 Maret): Duet calon anggota legislatif Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, Aura Aulia Imandara dan Yusuf Sandy berkolaborasi turun bersama menyapa masyarakat di Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa hari lalu.


Keduanya berkomitmen jika mendapat dukungan rakyat dan ditakdirkan sukses melenggang ke parlemen maka program yang didorong haruslah program yang prokepada rakyat Sulsel.


Aura sapaan akrab Putri Wali Kota Makassar Danny Pomanto ini maju sebagai caleg DPR RI Partai NasDem Dapil Sulsel I nomor urut 2. Menurut dia program yang ada harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat bukan hanya segelintir kalangan.


Dia menjelaskan beberapa program yang bersentuhan dengan rakyat antara lain adalah ketersediaan pangan dengan harga yang terjangkau termasuk juga pembangunan prasarana infrastruktur yang dapat menghubungkan antardesa atau antarkabupaten.


“Jika akses di pedesaan terbuka, maka yakin saja harga pangan itu terjangkau. Sebab yang mempengaruhi melejitnya harga pangan di pasar karena biaya jasa dari desa ke kota itu tinggi,” kata caleg yang meliputi  Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Salayar ini.

Yusuf Sandy yang juga maju sebagai caleg Dapil Makassar I juga menyampaikan komitmennya berjuang untuk memberikan program yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.


“Insyaallah, jika mendapat amanah dari rakyat, maka kita akan pada perbaikan sejumlah sarana. Utamanya jalan dan drainase,” tegas Yusuf.

Sandi juga bertekad untuk memperjuangkan pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai kursus keahlian. Ia meyakini bahwa program-program tersebut akan dapat membantu ibu rumah tangga membangun perekonomian lebih baik.


“Potensi ibu-ibu itu luar biasa, hanya saja karena fasilitas yang minim, sehingga keterampilan mereka tidak dimanfaatkan,” tandasnya.(*)