News Detail

Hamdani Minta Pemerintah Perhatikan Infrastruktur di Kalteng

Hamdani Minta Pemerintah Perhatikan Infrastruktur di Kalteng

  • 20 Maret 2019
  • 2737
  • DPP NasDem
  • Ngopi Sore
  • Hamdhani
  • Calon Legislatif



JAKARTA (20 Maret) : Caleg  DPR RI Partai NasDem Dapil Kalimantan Tengah (Kalteng)  Nomor Urut I, Hamdhani, dipercaya DPP Partai NasDem untuk merebut suara di dapilnya. Hamdani saat ini merupakan caleg petahana yang duduk di Komisi VI DPR RI. 


"Sebelum di Komisi VI saya pernah di Komisi IV yang menangani Sumber Daya Alam. Bekerja sama dengan mitra Kementerian Pertanian, KLHK, Bulog, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan," kata Hamdani saat menjadi narasumber dalam acara Ngobrol Pintar Soal Restorasi (Ngopi Sore) di DPP NasDem, Jakarta yang ditayangkan Rabu (20/3).

Berdasarkan pengalaman dan kinerjanya sebagai anggota legislatif di Komisi IV dan VI Hamdani dipercaya mampu kembali meraih suara signifikan di Kalteng. 


Menurut Hamdani, luas Provinsi Kalteng merupakan kelebihan tersendiri bagi masyarakat Kalteng. Masyarakat Kalteng sebagian besar berprofesi bercocok tanam. 


"Mayoritas warga Kalteng bercocok tanam sawit dan karet. Namun saat ini harga karet cenderung turun sehingga menjadi masalah bagi petani karet di Kalteng," katanya. 

Hamdani mengatakan saat ini Kalteng sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur khususnya akses jalan dari dan menuju ke desa-desa terpencil. Banyak jalan yang rusak dan berlumpur. 


‘’Sebagai caleg NasDem, saya berkomitmen untuk mengalihkan APBN untuk  memperbaiki infrastruktur di daerah terpencil. Negara harus hadir untuk mereka. Kadang listrik pun tidak ada. Mereka kerap mengandalkan genset. Sinyal pun begitu, susah mencari sinyal di desa-desa terpencil di Kalteng," paparnya. 

Lebih lanjut Hamdhani meyakini bahwa Kalteng ke depan akan menjadi skala prioritas pembangunan pemerintahan Jokowi. Dia berharap desa terpencil nanti sudah bisa memiliki listrik dan jalan beraspal. 


"Jika terpilih kembali sebagai anggota DPR saya bertekad untuk mewujudkan pembangunan jalan yang belum beraspal di wilayah Kalteng," katanya. (*)