News Detail

Felly Runtuwene Temui Demonstran Serikat Pekerja

Felly Runtuwene Temui Demonstran Serikat Pekerja

  • 12 Februari 2020
  • 152
  • Fraksi NasDem
  • Felly Estelita Runtuwene


JAKARTA (12 Februari): Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene menemui demonstran serikat pekerja yang berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (12/2). Para pekerja tersebut menuntut dilibatkan dalam perumusan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.


Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memimpin langsung aksi tersebut. Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi NasDem, Felly Estelita Runtuwene menerima utusan para pekerja di ruang Komisi IX DPR. Tak hanya itu. Bahkan Felly didampingi anggota Komisi IX juga dari NasDem, Ratu Bonu Wulla (NTT II), menemui para pekerja dan berorasi dari atas mobil demonstran.


Kepada demonstran, Legislator NasDem itu mengatakan bahwa Surat Presiden (Surpres) yang mengantarkan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja baru datang (Rabu,12  Februari) kepada pimpinan DPR RI. RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja belum diterima Komisi IX DPR.


"Kami akan bantu para pekerja dalam mengawal RUU ini, sebagai bagian dari tanggung jawab Komisi IX DPR RI," tegas Felly dalam orasinya di atas podium komando demonstran.

Dalam orasinya Felly menegaskan bahwa pihaknya (DPR RI) pasti akan melibatkan para pekerja dalam proses pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Bahkan aspirasi  dan masukan dari seluruh kalangan akan diperhatikan.


"Kami akan berada di belakang pekerja, agar prosesnya dapat diterima seluruh kalangan," tegas Legislator NasDem itu.

Orasi Felly mendapat apresiasi dari kalangan pekerja dan berharap kesempatan pertemuan serikat pekerja dengan perwakilan DPR RI akan menjadi langkah yang baik ke depannya.


Dalam demonstrasi tersebut diungkapkan poin-poin yang disampaikan perwakilan demonstran yakni, menyesalkan sikap pemerintah yang tidak pernah mengajak pekerja dalam menyusun draf RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan lebih banyak melibatkan pengusaha.


"Kami optimistis bahwa DPR RI menjadi rumah rakyat untuk mendengarkan aspirasi kami," ujar anggota serikat pekerja yang hadir di lokasi.(BA/*)