Visi dan Misi

Visi
Indonesia yang merdeka sebagai negara bangsa, berdaulat secara ekonomi, dan bermartabat dalam budaya.

Misi

  1. Membangun Politik Demokratis Berkeadilan berarti menciptakan tata ulang demokrasi yang membuka partisipasi politik rakyat dengan cara membuka akses masyarakat secara keseluruhan. Mengembangkan model pendidikan kewarganegaraan untuk memperkuat karakter bangsa, serta melakukan perubahan menuju efisiensi sistem pemilihan umum. Memantapkan reformasi birokrasi untuk menciptakan sistem pelayanan masyarakat. Melakukan reformasi hukum dengan menjadikan konstitusi UUD 1945 (Undang-Undang Dasar tahun seribu sembilan ratus empat puluh lima) sebagai kontrak politik kebangsaan.
  2. Menciptakan Demokrasi Ekonomi melalui tatanan demokrasi ekonomi maka tercipta partisipasi dan akses masyarakat dalam kehidupan ekonomi negara, termasuk di dalamnya distribusi ekonomi yang adil dan merata yang akan berujung pada kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Dalam mewujudkan cita-cita ini maka perlu untuk mendorong penciptaan lapangan kerja, sistem jaminan sosial nasional, penguatan industri nasional, serta mendorong kemandirian ekonomi di tingkat lokal.
  3. Menjadikan Budaya Gotong Royong sebagai karakter bangsa. Dalam mewujudkan ini maka sistem yang menjamin terlaksananya sistem pendidikan nasional yang terstruktur dan menjamin hak memperoleh pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Menyelenggarakan pendidikan kewarganegaraan yang menciptakan solidaritas dan soliditas nasional, sehingga seluruh rakyat Indonesia merasakan cita rasa sebagai sebuah bangsa dan menjadikan gotong royong sebagai amalan hidup keseharian. Kebudayaan ini akan menciptakan karakter bangsa yang bermartabat dan menopang kesiapan Negara dalam kehidupan global.

Tujuan (AD Partai NasDem pasal 8) : Partai NasDem bertujuan mewujudkan masyarakat yang demokratis, berkeadilan dan berkedaulatan.

Tujuan Partai Politik (UU No. 2/2008 pasal 10) :

  • Tujuan umum Partai Politik adalah:
    1. Mewujudkan cita-cita nasional bartgsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
    2. menjaga dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
    3. mengembangkan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila dengan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan
    4. mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
  • Tujuan khusus Partai Politik adalah:
    1. meningkatkan partisipasi politik anggota dan masyarakat dalam rangka penyelenggaraan kegiatan politik dan pemerintahan;
    2. memperjuangkan cita-cita Partai Politik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; dan

membangun etika dan budaya politik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan semangat kebangsaan Partai berfungsi untuk:

  1. Memperkuat kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Mewujudkan negara kesejahteraan sesuai mandat konstitusi.
  3. Mengembangkan kehidupan politik kebangsaan yang demokratis, partisipatif dan beradab.
  4. Menciptakan tatanan perekonomian dengan prinsip Demokrasi Ekonomi.
  5. Menegakkan keadilan sosial dan kedaulatan hukum.
  6. Memenuhi hak asasi manusia dan hak warga negara Indonesia.
  7. Mengembangkan kepribadian bangsa yang luhur dan kehidupan sosial budaya yang egaliter berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

 

Fungsi (AD Partai NasDem pasal 9) :

Dengan semangat kebangsaan Partai berfungsi untuk:

  1. Memperkuat kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Mewujudkan negara kesejahteraan sesuai mandat konstitusi.
  3. Mengembangkan kehidupan politik kebangsaan yang demokratis, partisipatif dan beradab.
  4. Menciptakan tatanan perekonomian dengan prinsip Demokrasi Ekonomi.
  5. Menegakkan keadilan sosial dan kedaulatan hukum.
  6. Memenuhi hak asasi manusia dan hak warga negara Indonesia.
  7. Mengembangkan kepribadian bangsa yang luhur dan kehidupan sosial budaya yang egaliter berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

Tugas (UU No. 2/2008 pasal 11):

Partai Politik berfungsi sebagai sarana:

  1. pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas agar menjadi warga negara Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara;
  2. penciptaan iklim yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat;
  3. penyerap, penghimpun, dan penyalur aspirasi politik masyarakat dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan negara;
  4. partisipasi politik warga negara Indonesia; dan
  5. rekrutmen politik dalam proses pengisian jabatan politik melalui mekanisme demokrasi dengan memperhatikan kesetaraan dan keadilan gender.
%d bloggers like this: