KPK Tidak Temukan Ada Korupsi di Kasus Sumber Waras

0

JAKARTA (14 Juni): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menyampaikan kesimpulan hasil penyelidikan sementara kasus dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR, Selasa 14 Juni.  Dalam kesimpulan itu dinyatakan bahwa KPK tidak menemukan tindak pidana korupsi dalam pembelian lahan RS Sumber Waras seluas 3,64 hektar.

“Penyidik kami tidak menemukan perbuatan melawan hukumnya, karena itu jalan satu-satunya, kita lebih baik mengundang BPK untuk bertemu dengan penyidik kami. Dari situ berarti kan sudah selesai, perbuatan melawan hukumnya selesai,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di sela-sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Jakarta, Selasa (14/6).

Kasus ini mencuat ketika BPK menemukan adanya perbedaan harga nilai jual objek pajak (NJOP) pada lahan di sekitar RS Sumber Waras di Jalan Tomang Utara dengan lahan rumah sakit di Jalan Kyai Tapa. BPK menaksir, hal ini merugikan negara sebanyak Rp191 miliar.
BPK kemudian memberikan hasil audit investigasi terkait pembelian lahan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI kepada KPK. Lembaga anti korupsi itu juga sudah memeriksa beberapa orang terkait penyelidikan ini, termasuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
“Ternyata dari pendapat banyak ahli, ada selisih tapi tidak sebesar itu. Banyak ahli ada yang berpendapat di mana-mana harga NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) adalah harga yang bagus. Oleh karena itu jalan satu-satunya kita ketemukan antara penyidik kita dan BPK,” jelas Agus.
Pertemuan itu akan dilangsungkan dalam dua pekan ke depan sebelum Lebaran.(*)

Leave a Reply

%d bloggers like this: