Ekonomi Indonesia Lemah Penyebab Diberlakukannya Tax Amnesty

0

JAKARTA (24 Agustus): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Badan Advokasi Hukum (DPP BAHU) NasDem menggelar Sekolah Partai, Rabu (24/8) di Auditorium Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Jln RP. Soeroso No. 44, Gondangdia Lama Jakarta Pusat. Sekolah Partai yang digagas Litbang Partai NasDem DPW DKI Jakarta ini mengangkat tema Pro dan Kontra Pengelolaan Dana Tax Amnesty dari Undang-undang No.11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak dengan pemateri Bhima Yudhistira, peneliti muda dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef).
Acara yang dihadiri lebih dari 50 peserta ini datang dari pengurus dan kader partai serta masyarakat umum yang mayoritas kaum muda.

sekolah partai bahu2

“Acara ini bagus diketahui kader partai menyangkut perkembangan yang sedang terjadi sekarang, yaitu soal tax amnesty. Semoga diskusi malam ini benar benar bisa menambah pengetahuan dan wawasan kita semua soal tax amnesty,” ujar Wibi Andrino, Sekretaris NasDem DKI Jakarta dalam sambutannya.

Sementara Hermawi Taslim yang bertindak sebagai moderator, terlihat mampu membawakan acara dengan baik. Salah satu pesannya antara lain, agar pemateri tidak menggunakan istilah-istilah ekonomi yang kadang rumit dimengerti.

Dalam diskusi yang berlangsung khidmat itu, terpapar cukup jelas data yang disampaikan pemateri. Sebagai peneliti muda, Bhima mampu merunut cerita seputar tax amnesty dengan sangat baik, sehingga mudah dimengerti peserta diskusi.

“Lemahnya ekonomi Indonesia menjadi penyebab diberlakukannya tax amnesty. Hal ini dipicu oleh rasio pajak Indonesia yang cenderung stagnan dan lebih rendah dibandingkan beberapa Negara di kawasan ASEAN. Untuk meningkatkan rasio pajak hingga 16% pada tahun 2016, pemerintah mengeluarkan kebijakan tax amnesty,” papar Bhima Yudhistira.

Jalannya Sekolah Partai tampak mendapat sambutan antusias dari peserta. Paparan Bhima yang sederhana justru mampu dicerna peserta diskusi dengan baik. (*)

Leave a Reply

%d bloggers like this: