Ahok-Djarot Targetkan Layanan Kesehatan 100%

0

JAKARTA (4 April): Dalam lima tahun mendatang, jaminan kesehatan buat warga Jakarta akan mencapai 100 persen yang wujudnya berupa puskesmas dan rumah sakit.

“Dengan begitu, warga Jakarta tidak akan mengalami kesulitan jika membutuhkan pelayanan kesehatan, karena Badja akan konsisten melayani warga Jakarta, terutama yang tidak mampu,” kata Ansy Lema, juru bicara Tim Sukses Badja kepada pers di Media Center Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/4).

Sejalan dengan tekad itu, menurut Lema, Pemprov DKI nantinya akan menjadikan 44 Puskemas Kecamatan sebagai Rumah Sakit Umum Kecamatan (RSUK) dan 5 RSUK menjadi RSUD kelas C.

Sedangkan RSUD Sumber Waras, kata Lema, akan disiapkan khusus bagi warga yang menderita penyakit kanker, jantung, dan otak dengan kapasitas 2.000 orang.

Badja, masih menurut Lema, akan ada program satu dokter keluarga bagi setiap 5.000 warga. “Nantinya Jakarta akan memiliki tiga RSUD bertaraf internasional kelas A,” ujarnya.

Ansy Lema menjelaskan, Basuki-Djarot selama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur berkomitmen kuat untuk mengadministrasi keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta, dan secara khusus mempunyai keberpihakan pada warga miskin.

Dalam kesempatan tersebut, Lema juga menjelaskan tentang layanan transportasi terintegrasi yang pada Senin (3/4) malam disinggung Cagub Anies Baswedan saat menyampaikan pidato kebangsaan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Lema mengatakan, dalam soal itu, Badja sudah memulainya. Untuk pelayanan transportasi, Basuki-Djarot mempunyai program Transjakarta dengan total armada 1.347 bus yang melayani 77 rute.

Dalam 5 tahun mendatang, demikian Lema, Basuki-Djarot akan menambah bus menjadi 3.000 armada dengan total penumpang per hari 1 juta orang. “Di samping itu, Basuki-Djarot akan mengganti angkutan kota dengan bus sedang terintegrasi dengan Transjakarta. Selain itu, Basuki-Djarot akan memaksimalkan transportasi berbasis rel, baik MRT maupun LRT.”[]

Leave a Reply

%d bloggers like this: