Mustafa Gentleman, Tidak Gunakan Cara Kotor

0

LAMPUNG (1 Mei): Ketua DPW NasDem Lampung,  Mustafa mengaku mencalonkan diri menjadi Gubernur Lampung karena panggilan hati yang merasa peduli, terhadap kondisi Lampung saat ini. Hal demikian terungkap saat Mustafa memberikan sambutan pada deklarasi Mustafa sebagai calon Gubernur Lampung 2018 mendatang, di Islamic Centre, Lampung Timur, Minggu (30/04).

Dalam orasi politiknya, Mustafa mengucapkan banyak terima kasih kepada DPP Partai NasDem yang telah memberikan amanah dukungannya sebagai Cagub Lampung. Mustafa berkomitmen akan menjaga amanah tersebut.

“Saya akan jaga amanah ini untuk kita seterukan, kita gabungkan dan untuk kita ajak masyarakat serta partai partai lain bergabung dengan Partai NasDem yang telah mendukung Mustafa sebagai Cagub Lampung,” pekiknya.

Di atas panggung deklarasi, Mustafa menceritakan bahwa masih ada keraguan di hati masyarakat, apakah dirinya mampu melawan orang orang kaya, mampu melawan orang orang hebat yang banyak duitnya?. Dirinya menegaskan sebagai anak singkong tidak akan gentar maju sebagai calon Gubernur Lampung.

“Orang–orang masih banyak bertanya kepada saya, pak Mustafa apakah berani melawan orang orang kaya, orang–orang hebat yang banyak duitnya, saya katakan kepada mereka, saya ini anak singkong, tapi jangan halang halangi niat baik saya untuk membangun Provinsi Lampung ini,” tegasnya.

Mustafa pun berkomitmen membangun Provinsi Lampung agar lebih baik lagi, seperti yang ia lakukan di Lampung Tengah dengan menjalankan program ronda malam.

“Tidak ada kata lain bagi saya, Lampung ini harus dibangun dengan baik. Dan Mustafa satu satunya (Bupati) yang melakukan ronda malam, karena Mustafa itu gak mau, Lampung  ini dikenal sebagai pengeksport begal, Lampung yang tidak aman,” ucapnya.

Lebih jauh Mustafa menyatakan, untuk membangun Lampung, dirinya rela meninggalkan anak dan istri demi mewujudkan Lampung yang aman, Lampung yang nyaman, sehingga tidak ada lagi kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

“Saya rela meninggalkan anak dan istri saya, malam malam saya terus berkeliling kampung untuk ronda, menjaga masyarakat. Supaya tidak ada begal, supaya tidak ada maling,” ujarnya.

Mustafa juga menegaskan, dirinya maju sebagai calon Gubernur Lampung bukan karena haus kekuasaan. Namun akan memperjuangkan masyarakat kecil yang selalu menjadi korban.

“Saya maju jadi gubernur bukan karena haus kekuasaan. Tapi karena ada yang saya perjuangkan, yakni rakyat kecil seperti petani, nelayan, buruh semua saya perjuangkan. Jabatan saya dipersembahkan untuk rakyat,” pekiknya.

Mustafa juga menambahkan, menjadi Gubernur itu jangan sampai menjadi boneka pengusaha. Namun harus mandiri dan berdiri bersama rakyat.

“Gubernur itu bukan untuk menjadi boneka pengusaha. Bukan untuk meminta minta dengan pengusaha. Kalau hanya untuk meminta minta atau menjadi boneka pengusaha, saya tidak mau jadi gubernur. Kalau hanya mengejar kekuasaan, saya kira sudah cukup,” ujar Mustafa berapi-api.

“Kalau ada lawan politik yang menggunakan cara-cara kotor dengan menjelek jelekan program lawan politik atau mengintip kesalahan lawan politiknya, saya pastikan Mustafa tidak akan melakukan itu. Mustafa gentlemen. Saya akan bertarung dengan sehat karena ini untuk kepentingan rakyat,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Mustafa juga memperkenalkan program Mustafa “Kece”. Program pemberdayaan pemuda di tiap kampung supaya memiliki usaha kreatif.

“Program ini nantinya akan memberdayakan pemuda di tiap kampung untuk dilatih dalam kreatif usaha dengan harapan mampu membanggakan provinsi Lampung,” papar Mustafa.

Tidak berhenti sampai di situ, Mustafa juga mengajak seluruh simpatisannya dan kader Partai NasDem beserta masyarakat Lampung mengangkat derajat hidup, meningkatkan keamanan serta kreaktifitas masyarakat.

“Ekonomi petani di Lampung masih di bawah standar. Seperti petani singkong, saat harganya dipermainkan, saya mengorbankan jabatan sebagai Bupati memanggil para pengusaha agar menaikan harga singkong,” tegas Bupati Lampung Tengah itu.

Hadir pada acara tersebut, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, fungsionaris DPP Partai NasDem, anggota DPR RI Dapil Lampung, sejumlah Ketua DPW NasDem, Ketua DPD Partai NasDem se Provinsi Lampung, serta organisasi organisasi sayap Partai NasDem.

Acara deklarasi Mustafa diisi dengan pembacaan surat keputusan pencalonan Mustafa dari DPD Partai NasDem dan disertai penyerahan tongkat pataka. Deklarasi yang dihadiri puluhan ribu masyarakat Lampung Timur dilanjutkan dengan hiburan menampilkan artis dangdut ibukota.(*)

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: