NasDem Jakarta Kawal Rancangan Anggaran Basuki-Djarot

0

JAKARTA (9 Mei): Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini ada isu yang berkembang di tengah masyarakat pasca Pilkada DKI Jakarta selesai. Isu tersebut membentuk opini publik bahwa Gubernur DKI Jakarta yang saat ini masih menjabat Basuki Thahaja Purnama terkesan menghalangi keinginan pemenang Pilkada untuk mensegerakan programnya.

Banyaknya isu yang bekembang di publik ini, Bestari Barus menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Ada mekanisme yang diatur di dalam penganggaran program-program ataupun kegiatan-kegiatan pembangunan di DKI Jakarta. Itulah yang menurut Bestari harus dipahami bersama.

“Pernyataan yang berkembang di publik tidak benar, ada mekanisme yang diatur dalam program yang dianggarkan di DKI Jakarta. Penganggaran Pemda terencana secara matang dengan tahapan-tahapan yang diatur oleh Perundang-undangan,” kata Bestari Barus saat menyampaikan pembahasan dalam acara Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I DPW Partai NasDem DKI Jakarta di The Media Hotel & Towers, Jakarta, Senin (08/05).

Lebih lanjut, Bestari menjelaskan anggaran 2018 tidak boleh diwarnai oleh gubernur terpilih sampai 31 Desember 2018, karena Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai induk penganggaran harus dibentuk sejak awal tahun. Untuk itu, Fraksi Partai Nasdem akan tetap mengawal rancangan anggaran yang dilakukan gubernur saat ini, Basuki-Djarot hingga masa jabatannya berakhir.

“Partai NasDem adalah partai pendukung yang sah secara konstitusional, nanti kita akan lihat, Partai NasDem akan berperan dalam dinamika kehidupan partai dan kami sebagai kepanjangan tangan partai tentu akan melaksanakan hal tersebut sesuai yang diamanahkan partai,” pungkas Bestari. (Fahruddin Mualim/*)

Leave a Reply

%d bloggers like this: