NasDem Kota Bogor Menjaring Bacalon yang Aspiratif
BOGOR, JABAR (13 September): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Bogor mulai membuka penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor terhitung sejak tanggak 12-18 September 2017. Hal tersebut, disampaikan Ketua DPD Partai NasDem Kota Bogor, Ayu Lizty Notonegoro yang di dampingi Ketua Dewan Pertimbangan Adhi Edwin Firmansyah, Sekretaris DPD, Firdaus Roy dan Wakil Bendahara, Usep Sujana, di Kantor Sekretariat DPD Partai Nasdem Kota Bogor, Jalan Perikanan Darat, Cimanggu Park No.02, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (12/09).
Pada kesempatan tersebut Ayu mengatakan, pendaftaran terbuka untuk umum dan untuk siapapun yang siap jadi pemimpin Kota Bogor. Silahkan datang ambil formulir, isi dan lampirkan bukti dokumen pendukung kemudian kembalikan sesuai waktu yang di tentukan tim penjaringan. Dengan dibukanya penjaringan ini, berdasarkan PO yang turun dari DPP untuk melakukan mekanisme penjaringan bakal calon (bacalon).
“Kami baru membuka sekarang karena DPP sudah menurunkan PO untuk DPD melakukan penjaringan. Di samping itu, sudah ada enam orang bacalon dari kalangan birokrat dan eksternal parpol yang siap mendaftar,” terangnya.
Lebih jauh disampaikan Ayu, beberapa bakal calon dari kalangan birokrat sudah ada yang berkomunikasi untuk ikut penjaringan. Menurutnya, adanya bacalon dari kalangan birokrat yang ikut maju dalam kontestasi pilwakot menjadi penyeimbang bacalon yang berasal dari kalangan pengusaha. Namun, NasDem membuka selebar-lebarnya juga untuk masyarakat umum karena tidak menutup kemungkinan ada potensi dari luar partai.
“Mengusung gerakan restorasi Indonesia, Partai NasDem membuka pendaftaran bacalon wali kota dan wakil wali kota Bogor tanpa mahar. Yang paling utama adalah kita menjaring bacalon yang benar-benar aspiratif agar menjadi pemimpin terbaik yang diharapkan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Dewan Pertimbangan Adhi Edwin Firmansyah menerangkan, untuk mekanisme pendaftaran tahapan penjaringan dimulai tanggal 12 September 2017. Kemudian tanggal 18 September pengembalian formulir pendaftaran, tanggal 19 September penyempurnaan berkas Bacalon. Tanggal 20 September pemaparan visi dan misi Bacalon. Tanggal 21 September rekomendasi hasil verifikasi Bacalon dan tanggal 22 September penyampaian hasil ke DPW hasil penjaringan Bacalon.
“Nanti hanya ada tiga calon yang terbaik sesuai keputusan final dari DPP. Di sini kita hanya melakukan penjaringan. Kami netralitas tidak boleh berpihak kepada seseorang penyaringan nanti akan alot dan ketat. Tapi ini menjadi pendewasaan kita dalam berpolitik dalam mewujudkan gerakan restorasi Indonesia,” pungkas Adhi Firmansyah.(*)