NasDem Bali Tegaskan Tidak Pilih Calon Boneka
DENPASAR (24 September): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Bali mulai menjaring figur yang akan diusung sebagai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020 mendatang.
Untuk penjaringan calon ini, Partai NasDem secara nasional membuka secara resmi pendaftaran calon, sejak 23 September kemarin hingga 23 Oktober 2019.
Pembukaan pendaftaran calon ini juga berlaku untuk enam kabupaten dan kota di Bali yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020. Keenam daerah tersebut masing-masing adalah Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Karangasem, Bangli dan Jembrana.
"Kami menyambut masa Pilkada Serentak 2020 dengan membuka masa pendaftaran terhitung sejak tanggal 23 September hingga 23 Oktober 2019," kata Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, dalam keterangan pers di Kantor DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Senin (23/09).
Gunastawa menegaskan pihaknya akan mendukung kotak kosong dalam Pilkada 2020 di beberapa daerah di Bali, apabila ada kemungkinan hanya muncul pasangan calon tunggal dari partai politik maupun koalisi.
Ia berpandangan, mendukung kotak kosong jauh lebih terhormat, ketimbang mendukung calon boneka yang justru merupakan bentuk penghinaan secara halus kepada demokrasi.
"Daripada mengusung calon boneka, lebih baik kita dukung kotak kosong. Usung calon boneka, kan, penghinaan pada demokrasi. Jadi daripada lucu-lucuan, lebih baik kita dukung kotak kosong. Toh pengalaman membuktikan, kotak kosong itu bisa membuat lawan gigit jari," tegas Gunastawa.
Gunastawa juga memaparkan, dari enam daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak, Partai NasDem hanya memiliki jumlah kursi dewan yang signifikan di Karangasem dan bisa mengusung sendiri pasangan calon bupati dan wakil bupati. Sedangkan sisanya, Partai NasDem harus berkoalisi dengan partai politik lain.
"Untuk Karangasem, kita bisa usung sendiri pasangan calon. Sisanya, kita harus berkoalisi. Bahkan di Jembrana, kita sama sekali tidak memiliki kursi di dewan. Tetapi kita tetap memiliki modal 5 persen suara," kata Gunastawa.
Walau hanya Karangasem yang bisa mengusung sendiri pasangan calon, politikus asal Karangasem itu menjanjikan bahwa Partai NasDem akan siap tempur di lima daerah lainnya, dalam posisi apa pun.
"Di luar Karangasem, kita siap tempur dalam posisi apa pun. Mulai dari mendukung pasangan calon yang diusung partai politik lain, mendukung calon independen, atau bahkan mendukung kotak kosong," ujarnya.(NasDem Bali/*)