Teguh Iswara Wujudkan Penerangan Jalan di Kabupaten Barru
BARRU (7 Januari): Anggota DPR RI dari Dapil Sulsel II (Kabupaten Barru, Bulukumba, Bone, Maros, Pangkajene, Sinjai, Soppeng, Wajo, dan Kota Parepare), Teguh Iswara Suardi, memperjuangkan sebanyak 39 titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang kini mulai menerangi sejumlah wilayah strategis di Kabupaten Barru.
Bukan sekadar untuk estetika kota, PJU merupakan respons konkret atas tingginya urgensi keselamatan di ruas-ruas jalan Barru yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.
Teguh menegaskan bahwa infrastruktur penerangan adalah kebutuhan vital. Mengingat karakter jalan di Barru yang merupakan jalur lintas provinsi dengan arus kendaraan yang padat, pencahayaan yang minim seringkali menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Kami memahami bahwa ruas jalan di Barru cukup rawan dan sering terjadi kecelakaan, terutama saat malam hari. Hadirnya PJU ini adalah ikhtiar kita untuk menekan angka laka lantas dan sekaligus mempersempit ruang gerak tindak kriminalitas,” kata Teguh, Rabu (7/1/2026).
Pemasangan PJU difokuskan pada tiga lokasi utama yang memiliki mobilitas tinggi namun minim penerangan. 13 Titik di Desa Kupa Kecamatan Mallusetasi, 13 Titik di Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, dan 13 Titik di Kelurahan Mangkoso Kecamatan Soppeng Riaja.
Selain faktor keamanan, Teguh juga berharap penerangan yang memadai dapat menghidupkan geliat ekonomi lokal, sehingga warga tetap bisa beraktivitas dengan produktif meski matahari telah terbenam.
“Keberadaan PJU ini akan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari, baik itu untuk perjalanan ke tempat kerja, usaha, maupun keperluan lainnya,” imbuh Teguh.
Ke depan Teguh memastikan bahwa perjuangan untuk infrastruktur penerangan akan ditingkatkan di tahun mendatang.
“Insyaallah, untuk tahun 2026 kami telah mengawal agar dipastikan turun 100 titik PJU tambahan. Nantinya akan disebar secara proporsional, baik di jalan-jalan daerah maupun di sepanjang jalur jalan nasional di wilayah Barru,” tukasnya. (Yudis/*)