Muslim Ayub Fasilitasi Pemulangan Jenazah Mahasiswa Asal Aceh Tenggara
JAKARTA (12 Januari): Anggota DPR RI, Muslim Ayub, menunjukkan kepedulian dan empati dengan memfasilitasi seluruh biaya pemulangan jenazah seorang hafidz Al-Qur’an, Muhammad Aldi bin Hadiyan, mahasiswa asal Desa Biak Muli Bakhu, Kabupaten Aceh Tenggara, yang wafat di Jakarta pada Minggu (11/1/2026) karena sakit.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Semasa hidup, Muhammad Aldi tercatat sebagai mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta, jurusan tafsir Al-Qur’an, serta dikenal sebagai hafidz Al-Qur’an 30 juz.
Proses pemulangan jenazah sempat terkendala keterbatasan biaya yang dihadapi pihak keluarga. Menyikapi kondisi tersebut, Muslim selaku Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh I secara langsung menanggung seluruh biaya transportasi dan pemulangan jenazah hingga ke kampung halaman di Aceh Tenggara.
“Orang tua almarhum berasal dari keluarga sederhana. Oleh karena itu, kami merasa terpanggil untuk membantu agar jenazah almarhum dapat segera dipulangkan dan dimakamkan di tanah kelahirannya,” ujar Muslim .
Saat ini, jenazah Muhammad Aldi bin Hadiyan telah diberangkatkan dari Jakarta dan dalam perjalanan menuju rumah duka di Desa Biak Muli Bakhu, Aceh Tenggara.
“Alhamdulillah almarhum telah diberangkatkan dengan menggunakan pesawat menuju Kuala Namu Medan, insyaallah jenazah akan tiba dengan selamat di kampung halaman di Kutacane dengan jalan darat,” ungkap Muslim yang juga putra asli Aceh Tenggara.
Pihak keluarga dan ahli waris menyampaikan ucapan terima kasih kepada Muslim Ayub atas kepedulian dan bantuan penuh yang diberikan dalam memfasilitasi pemulangan jenazah almarhum.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Muslim Ayub, atas kepedulian beliau anak kami bisa dipulangkan ke Kutacane,” ungkap salah seorang keluarga almarhum, Aldi. (Yudis/*)