Saat Bumi Menutup Pintu, Langit Membuka Jalan
Oleh Dr. Ayu Alwiyah Aljufri – Anggota Dewan Pertimbangan (Wantim) DPP Partai NasDem
ISRA dan Miraj bukan sekadar perjalanan agung Nabi Muhammad SAW, tetapi pelukan langit bagi hati yang terluka.
Perjalanan ini terjadi saat Rasulullah berada di titik paling berat dalam hidupnya: kehilangan orang tercinta, dihina, ditolak, dan disakiti oleh manusia. Namun justru di saat bumi menutup pintu, Allah membuka pintu langit.
Pelajaran pertama:
Ketika manusia meninggalkanmu, Allah mendekatimu. Ketika dunia membuatmu merasa kecil, Allah mengangkatmu setinggi langit.
Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW dipindahkan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa isyarat bahwa perpindahan dari luka menuju harapan selalu dimulai dengan ketaatan.
Dalam Miraj, beliau dinaikkan ke langit tertinggi—isyarat bahwa doa orang yang bersabar tak pernah berhenti di bumi.
Pelajaran kedua:
Shalat adalah hadiah dari langit, bukan beban dari bumi. Di saat Rasulullah paling terluka, Allah tidak memberi harta, tidak memberi kekuasaan, tetapi memberi shalat. Karena shalat adalah tempat bersandar jiwa yang lelah.
Allah seakan berkata kepada kita:
“Jika hidupmu terasa berat, naiklah kepada-Ku.”
Pelajaran ketiga:
Tidak semua penderitaan harus dipahami, sebagian cukup dijalani dengan iman. Akal manusia boleh bertanya, tetapi hati orang beriman akan percaya.
Isra dan Miraj mengajarkan:
• Jangan putus asa hanya karena hari ini gelap
• Jangan merasa hina karena sedang diuji
• Jangan berhenti berdoa karena belum melihat hasil
Karena bisa jadi, langit sedang menyiapkan jawaban, dan Allah sedang memanggilmu untuk naik melalui sabar, shalat, dan keikhlasan.
Jika Rasulullah SAW diuji sebelum dimuliakan, maka ujianmu bukan tanda ditinggalkan—melainkan tanda sedang disiapkan.
Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ala alihi wa shohbihi wa sallim.
Selamat memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 H / 16 Januari 2026.
Semoga setiap langkah hidup kita, sekecil apa pun, selalu bernilai Isra menuju ketaatan dan Miraj menuju kedekatan dengan Allah SWT, Aamiiin.
(WH/AS)