Amelia Anggraini Dukung Peningkatan Status Korem Suryakancana

BOGOR (26 Januari): Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mendorong peningkatan status Korem 061/Suryakancana dari tipe B menjadi tipe A. Usulan tersebut didasarkan pada kompleksitas serta besarnya tanggung jawab pengamanan wilayah yang diemban Korem 061/Suryakencana.

“Kami memperoleh banyak masukan penting dari jajaran Korem 061/Suryakancana. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah usulan peningkatan status satuan, mengingat Korem 061/Suryakancana menangani sangat banyak objek vital nasional,” ujar Amelia dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Korem 061/Suryakancana, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa wilayah tanggung jawab Korem 061/Suryakancana mencakup sejumlah objek vital strategis nasional. Di antaranya adalah kediaman Presiden Republik Indonesia di Hambalang serta kediaman mantan Presiden Republik Indonesia yang berada dalam wilayah kerja Korem 061/Suryakancana.

Menurut Amelia, kondisi tersebut menuntut sistem pengamanan yang lebih komprehensif serta didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

“Oleh karena itu, usulan peningkatan status Korem 061/Suryakancana dari tipe B menjadi tipe A menjadi salah satu catatan penting yang akan kami bawa ke forum rapat dengar pendapat. Peningkatan status ini dinilai strategis dan mendesak karena berimplikasi langsung pada penguatan sarana dan prasarana, peralatan, alutsista, alat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya,” jelasnya.

Seiring dengan rencana peningkatan status tersebut, Amelia menekankan pentingnya dukungan penganggaran yang serius agar seluruh kebutuhan operasional dapat terpenuhi secara optimal, sejalan dengan tantangan tugas pengamanan dan pertahanan wilayah yang semakin kompleks.

Selain isu peningkatan status satuan, kunjungan kerja Komisi I DPR RI juga membahas berbagai hal strategis lainnya. Seluruh masukan dari jajaran Korem 061/Suryakancana, lanjut Amelia, akan ditindaklanjuti dalam rapat dengar pendapat bersama Panglima TNI dan Kementerian Pertahanan yang dijadwalkan berlangsung pada awal pekan mendatang.

“Dalam forum tersebut, kami akan membahas penguatan kecerdasan dan kemampuan intelijen, pemenuhan sarana dan prasarana bagi Babinsa, serta kebutuhan strategis lainnya yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas pengamanan dan pertahanan wilayah,” tutupnya. (dpr.go.id/*)

Add Comment