Andina Narang Ingatkan tentang Pemerataan Akses Digital di Tanah Air
JAKARTA (26 Januari): Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai NasDem Komisi I DPR RI, Andina Theresia Narang, menekankan pentingnya pemerataan akses digital di seluruh Indonesia, terutama di wilayah luar Pulau Jawa.
Andina mengapresiasi perkembangan infrastruktur digital dan berkurangnya blank spot di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang merupakan daerah pemilihannya.
“Blank spot (di Kalteng) awalnya 316, sekarang turun menjadi 255. Dari 203 titik low signal di 11 kabupaten, 32 titik sudah tersolusikan melalui pembangunan BTS,” kata Andina dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Meski ada kemajuan, Andina menekankan perlunya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah terkait pelaksanaan program infrastruktur digital.
“Kadang-kadang ada program kementerian, tapi tidak tersalurkan atau diinfokan ke dinas di kabupaten maupun provinsi. Mereka jadi bingung,” jelasnya.
Andina mendorong pemerintah pusat, daerah, dan operator swasta bekerja sama agar pembangunan BTS dan program digital berjalan lancar.
Selain infrastruktur, Andina menyoroti pengembangan talenta digital melalui program beasiswa Kemenkomdigi.
“Bagaimana mekanisme retention-nya? Bagaimana memastikan mereka tetap di Indonesia dan menjadi duta digital kita?” tanyanya.
Ia menekankan pentingnya pemerataan kesempatan bagi generasi muda di seluruh Nusantara untuk mengakses beasiswa tersebut.
Transformasi digital tidak hanya butuh talenta unggul, tapi juga pemerataan kesempatan. Generasi muda di Kalimantan, Sumatra, Irian, Sulawesi, dan daerah lain harus memiliki peluang yang sama,” tegas Andina. (Yudis/*)