Dari Cipanas, NasDem Cianjur Menyusun Nafas Panjang Menuju 2029
CIANJUR (3 Februari): Udara Cipanas masih menyimpan sisa dingin pegunungan ketika aula Le Eminence mulai dipenuhi para kader Partai NasDem, Jumat pagi, 30 Januari 2026.
Tidak ada euforia berlebihan. Justru yang terasa adalah suasana kerja tenang, tertib, dan berjarak dari hiruk pikuk politik musiman. Di tempat inilah DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur melantik 32 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Cianjur, menandakan dimulainya kerja panjang menuju Pemilu 2029.
Pelantikan yang dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) itu menjadi lebih dari sekadar agenda organisasi. Ia menjelma menjadi ruang konsolidasi, tempat arah politik partai disusun ulang dari tingkat paling dasar. Dari kecamatan, Partai NasDem Cianjur ingin memastikan mesin partai bergerak pelan tapi pasti, jauh sebelum kalender pemilu mendekat.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, seperti Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Mamat Rachmat, serta Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur Onnie S Sandi.
Juga hadir, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Wakil Bupati Ramzi sebagai representasi pemerintahan daerah yang diusung partai.
Onnie menyampaikan, pelantikan ini bukan titik akhir. “Yang kita mulai hari ini adalah kerja membangun kepercayaan masyarakat, Partai harus hidup di tengah warga, bukan hanya hadir saat pemilu.”
Bagi Onnie, struktur partai tidak cukup berdiri di atas kertas. Ia menuntut kehadiran nyata para pengurus DPC di wilayah masing-masing dengan mendengar, merespons, dan menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Cianjur.
Pandangan serupa disampaikan Saan Mustopa. Ia menilai, dinamika politik ke depan akan semakin kompetitif dan menuntut kesiapan yang lebih dini. Pemilu 2029, kata Saan, tidak bisa dihadapi dengan kerja instan.
“Kekuatan partai dibangun dari sekarang, dari kesiapan struktur sampai ke TPS. Kerja politik harus konsisten, bukan musiman,” tambah Wakil Ketua DPR RI itu.
Pesan itu mempertegas arah Rakerda Partai NasDem Cianjur yang sedang menyiapkan fondasi, bukan sekadar strategi jangka pendek. Militansi kader, kemandirian organisasi, dan disiplin kerja menjadi kata kunci yang berulang disampaikan.
Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur Ramzi yang juga kader Partai NasDem mengingatkan para pengurus DPC akan tanggung jawab ganda yang melekat pada jabatan partai. Ia meminta kerja politik tidak berjalan berjarak dengan kepentingan masyarakat.
“Pengabdian di partai harus sejalan dengan pengabdian kepada warga,” ujarnya.
Sebagai pimpinan daerah yang diusung Partai NasDem, Ramzi menegaskan komitmennya menjaga sinergi dengan struktur partai. Namun, ia juga memberi penekanan bahwa fokus utama saat ini adalah menjalankan amanah pemerintahan dan pelayanan publik secara optimal.
“Yang paling penting hari ini adalah bekerja untuk masyarakat Cianjur,” katanya.
(VC/WH/AS)