Julie Laiskodat Rutin Bagikan Takjil untuk Pedagang Pasar di Kedang Lembata

LEMBATA (19 Februari): Anggota DPR RI dari Dapil Nusa Tenggara Timur (NTT) I, Julie Sutrisno Laiskodat, menggelar kegiatan pembagian takjil berbuka puasa untuk mendukung para pedagang pasar mingguan di Kecamatan Kedang, Kabupaten Lembata, NTT.

Julie yang mewakili Dapil NTT I meliputi Pulau Lembata, Pulau Alor, dan Pulau Flores, menyelenggarakan kegiatan itu selama bulan Ramadan 2026, tepatnya setiap Senin di Pasar Walangsawa, Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, dan setiap Kamis di Pasar Wairiang, Desa Umaleu, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata.

Pembagian takjil perdana dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026, bertepatan dengan hari pertama Ramadan.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya para pedagang pasar yang tetap beraktivitas di tengah kesibukan pasar mingguan. Melalui pembagian takjil, diharapkan dapat meringankan beban para pedagang selama puasa.

Dalam kegiatan yang juga dipromosikan melalui poster, Julie menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan dekat dengan konstituen di NTT I, termasuk di wilayah Lembata.

Kegiatan itu terlaksana berkat kolaborasi dengan Pondok Pesantren Manahil Al Irfan yang berlokasi di Desa Atuwalupang, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, di bawah pimpinan H. Muhammad dan H. Mahmud, Lc. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara legislator dan lembaga pendidikan Islam lokal dalam mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Kegiatan ini bukan hanya pembagian takjil, melainkan juga momentum untuk berbagi kebahagiaan dan memperkuat iman di bulan suci Ramadan. Kami mengajak seluruh pedagang pasar mingguan di Kedang untuk merasakan kebersamaan, sekaligus memperkuat ekonomi lokal melalui dukungan langsung kepada pelaku usaha kecil,” ujar Julie dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

Pondok Pesantren Manahil Al Irfan yang berdiri sejak 2009 dan fokus pada pendidikan agama Islam termasuk hafalan Al-Qur’an, turut berkontribusi dalam penyediaan takjil yang bernutrisi dan sesuai syariat.

Kegiatan dimulai pekan ini dan akan berlangsung hingga akhir Ramadan 2026, dengan target menjangkau ratusan pedagang pada setiap sesi pembagian. Masyarakat diimbau untuk mengikuti jadwal pembagian di kedua lokasi pasar serta bersama-sama menjaga keberlangsungan pasar mingguan sebagai pusat ekonomi rakyat di Kecamatan Kedang. (Minarni/Dis/*)

Add Comment