Safari Ramadan NasDem di Jateng, Padukan Aksi Sosial dan Kepedulian Sejarah
KUDUS (24 Februari): Rangkaian Safari Ramadan DPP Partai NasDem yang dipimpin Wakil Ketua Umum Partai NasDem yang juga Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa di Jawa Tengah diisi dengan dua agenda utama yang saling melengkapi, yakni kegiatan sosial dan peninjauan situs sejarah.
Agenda dimulai sejak pagi hari dengan pembagian sembako kepada masyarakat di Desa Terban, Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah Lestari Moerdijat.
Dalam kesempatan tersebut, Saan Mustopa menyampaikan pentingnya menjaga niat baik dan terus berbuat kebaikan dalam setiap peran yang dijalani, baik di bidang politik, kerja sosial, maupun aktivitas publik.
“Kita harus terus berniat baik dan terus berbuat baik. Politik, kerja sosial, maupun aktivitas publik harus berorientasi pada kemaslahatan dan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Saan.
Usai kegiatan sosial, rombongan melanjutkan kunjungan ke Situs Patiayam dan Museum Situs Purbakala Patiayam di Kabupaten Kudus. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi kawasan arkeologis yang berada di sekitar permukiman warga dan kawasan hutan produksi.
Lestari Moerdijat menjelaskan bahwa hasil ekskavasi yang dilakukan Center for Prehistory and Austronesian Studies bekerja sama dengan Yayasan Darma Bakti Lestari telah menemukan sejumlah fosil yang diperkirakan berusia ratusan ribu tahun. Kawasan tersebut juga dinilai memiliki potensi temuan fosil manusia dan hewan purba, seiring dengan jejak peradaban yang pernah berkembang di wilayah itu.
Saan Mustopa menyoroti fakta bahwa sebagian besar koleksi fosil yang kini tersimpan di museum ditemukan oleh warga sekitar.
“Artinya kesadaran masyarakat sudah tumbuh. Tinggal bagaimana kita memperkuat perlindungan kawasan ini agar tetap lestari,” katanya.
Menurut Saan, pelestarian Situs Patiayam harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat sekitar. Mengingat lokasinya berada di kawasan perbukitan, ia menilai perlu adanya upaya reboisasi serta penguatan skema perhutanan sosial.
“Kita tidak bisa hanya bicara sejarahnya saja. Harus dipikirkan juga aspek ekonomi warga sekitar, aspek lingkungan, aspek sosial, dan nilai kesejarahannya. Semua harus berjalan beriringan,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan DPP Partai NasDem yang tidak hanya menghadirkan kegiatan sosial, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap isu kebudayaan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan di daerah-daerah yang dikunjungi.
(VC/WH/AS)