Safari Ramadan DPP NasDem di Jawa Timur: Konsolidasi Dapil 9 dan Ziarah Jejak Sunan Giri
GRESIK (26 Februari): Rangkaian Safari Ramadan DPP Partai NasDem hari kelima berlanjut ke Jawa Timur. Setelah berkunjung ke Museum Kartini, agenda difokuskan pada konsolidasi bersama DPW Partai NasDem Jawa Timur, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 9 yang meliputi Bojonegoro dan Tuban.
Dalam forum konsolidasi tersebut, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengingatkan bahwa sejak awal berdirinya, Jawa Timur merupakan salah satu basis kekuatan utama partai, baik di tingkat provinsi maupun secara nasional di Pulau Jawa.
“Di awal berdiri, Jawa Timur adalah kekuatan utama kita. Akseptabilitasnya bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Jawa. Itu harus kita kembalikan,” tegas Saan, Rabu (25/2).
Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan bagian dari strategi untuk memperkuat kembali wilayah-wilayah yang sebelumnya menjadi basis kokoh partai. Ia juga menyampaikan obsesinya agar seluruh Dapil di Pulau Jawa dapat terisi pada Pemilu 2029.
“Saya punya kemauan dan tekad, bersama jajaran pengurus yang ikut Safari Ramadan ini, bahwa pada 2029, seluruh Dapil di Pulau Jawa harus terisi. Itu bukan target ringan, dan tentu membutuhkan pengorbanan,” ujarnya.
Saan menegaskan bahwa jalan menuju target tersebut hanya dapat ditempuh melalui kerja keras yang sistematis. Menurutnya, langkah awal yang tidak bisa ditawar adalah membangun struktur partai secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Tidak ada partai yang kuat dan siap menang jika strukturnya tidak terbangun dengan baik. Kita bisa melakukan banyak hal, tapi kalau strukturnya keropos, tidak tertata, tidak terkelola, maka semuanya akan sulit bahkan tidak mungkin,” katanya.
Ia menambahkan, struktur partai bukan sekadar daftar kepengurusan, melainkan mesin politik yang harus hidup dan bekerja. Tanpa fondasi organisasi yang rapi dan masif, kemenangan hanya akan menjadi wacana.
Usai agenda konsolidasi dan buka puasa bersama, Saan Mustopa melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam Sunan Giri di Kabupaten Gresik. Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian rutin Safari Ramadan DPP NasDem.
Menurutnya, jejak sejarah yang ditinggalkan para ulama bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi juga ruang kontemplasi untuk menata kembali orientasi perjuangan politik.
“Ziarah ini adalah pengingat bahwa perjuangan selalu dimulai dari nilai dan ketulusan. Kita ingin politik tetap berada dalam koridor ibadah dan kemaslahatan,” ujarnya.
Di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif, Safari Ramadan DPP Partai NasDem di Jawa Timur memadukan dua agenda sekaligus, penguatan struktur sebagai fondasi kemenangan dan perenungan sejarah sebagai penjaga arah perjuangan. Bagi Partai NasDem, langkah menuju 2029 bukan hanya soal strategi elektoral, tetapi juga menjaga spirit agar kekuatan politik bertumpu pada organisasi yang sehat dan niat yang lurus.
(VC/WH/AS)