Jejak Syaikhona Kholil dalam Safari Politik NasDem

BANGKALAN (1 Maret): Safari Ramadan DPP Partai NasDem terus berlanjut. Kali ini rombongan berziarah ke Makam Syaikhona Kholil Bangkalan di Madura.

Ulama besar asal Bangkalan itu dikenal sebagai salah satu tokoh sentral dalam jaringan keilmuan Islam Nusantara dan memiliki kontribusi besar dalam penyebaran Islam di Indonesia. Atas jasa-jasanya, beliau dianugerahi gelar pahlawan nasional.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa, jejak para ulama seperti Syaikhona Kholil bukan sekadar catatan sejarah, melainkan fondasi moral yang membentuk karakter masyarakat Madura hingga hari ini. Spirit keteguhan, konsistensi, dan keberanian dalam berdakwah menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan sosial maupun politik.

Saan mengatakan, nama ulama besar Syaikhona Kholil melekat di Partai NasDem. Partai NasDem menjadi pelopor dalam memperjuangkan K.H. Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai pahlawan nasional. K.H. Syaikhona Kholil Bangkalan resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 November 2025.

“Hari ini kita ziarah ke makam Syaikhona Kholil. Nah, Syaikhona Kholil ini ulama besar, ulama penggagas tentang cinta tanah air. Ketika diusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan, NasDem yang mempelopori juga. Mempelopori dan memperjuangkan bersama dengan yang lain-lain agar ulama besar yang ada di Madura, bahkan di Indonesia ini, mendapatkan gelar pahlawan,” kata Saan.

Sebelum bertolak ke Kabupaten Sampang untuk agenda konsolidasi politik di Daerah Pemilihan (Dapil) XI Madura Raya yang meliputi Kabupaten Sampang, Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep, rombongan melaksanakan salat Jumat di Masjid Syaikhona Kholil.

Konsolidasi turut dihadiri Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, para ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus DPD Partai NasDem dari empat kabupaten di Madura Raya.

Dalam forum tersebut, Saan Mustopa memberikan apresiasi khusus kepada DPD Partai NasDem Kabupaten Sampang yang dinilai menorehkan capaian signifikan. Pada periode terakhir, perolehan kursi DPRD Kabupaten Sampang meningkat dari 6 kursi menjadi 15 kursi, sebuah lonjakan yang disebut sebagai salah satu yang terbesar secara nasional.

Secara keseluruhan, Partai NasDem di Dapil XI atau Madura Raya kini memiliki 28 kursi legislatif, dengan rincian 15 kursi DPRD Kabupaten Sampang, 4 kursi DPRD Kabupaten Pamekasan, 4 kursi DPRD Kabupaten Bangkalan, dan 5 kursi DPRD Kabupaten Sumenep.

Capaian tersebut menempatkan Madura Raya sebagai Dapil yang relatif mapan dan terkonsolidasi dengan baik. Struktur organisasi dinilai telah bekerja efektif, sehingga konfigurasi kekuatan partai di wilayah ini terbentuk secara berjenjang dari kabupaten hingga provinsi.

Dengan basis yang sudah terbentuk kuat di Madura Raya, agenda berikutnya adalah menjaga konsistensi, merawat soliditas, dan memastikan pertumbuhan tetap berkelanjutan menuju 2029.

Rangkaian agenda di Bangkalan dan Sampang menunjukkan bahwa perjalanan Safari Ramadan kali ini tidak berhenti pada simbol atau seremoni. Dari pusara ulama besar hingga ruang konsolidasi politik, seluruh agenda diarahkan pada satu hal, memperkuat kesadaran kolektif bahwa kekuatan partai lahir dari sejarah yang dihormati dan kerja organisasi yang disiplin.

(VC/WH/AS)

Add Comment