Puasa dan Kebaikan Menjadi Berkah bagi Setiap Orang yang Menjalankannya

GERUNG (2 Maret): Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H Fauzan Khalid, meminta umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan penuh ketenangan. Juga mengimbau fokus menjalankan puasa, sebagai bentuk ketakwaan, dan terus meningkatkan ibadah, seperti tarawih, dan tadarus Al-Qur’an.

“Jangan pernah berpikir, puasa itu menjadi beban. Puasa Ramadan adalah perintah wajib dari Allah SWT bagi setiap umat muslim yang mampu,” ujar Fauzan saat menjadi khatib Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Berembeng Barat, Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, NTB, Jumat (27/2/2026). Menjadi imam dalam salat Jumat tersebut merupakan bagian dari kegiatan resesnya.

Anggota Komisi II DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II itu, juga mengungkapkan kewajiban untuk menjalankan ibadah puasa bagi umat muslim yang ditegaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 183. Tujuannya, agar menjadi orang bertakwa, mendidik kesabaran, dan melatih pengendalian diri dari hawa nafsu serta perbuatan kurang baik.

Surat itu juga menegaskan puasa adalah ibadah bagi umat dan rasul terdahulu. Menurut Fauzan, landasan ayat itu menyebut, diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelumnya, agar kita bertakwa.

“Ayat dan hadis ini menegaskan, puasa, ibadah yang telah diterapkan kepada para pengikut nabi terdahulu sebelum diwajibkannya puasa Ramadan bagi semua umat Islam,” jelas Fauzan.

Bupati Lombok Barat dua periode (2016-2024) itu mengakui, saat menjalankan puasa, pasti akan terlihat lemas dan mengantuk. Namun, umat harus berpikir lebih jauh, karena ibadah puasa dan semua kebaikan yang dijalankan akan kembali kepada orang yang menjalankan kebaikan tersebut.

“Sebaliknya, jika kita ingkar dan melakukan hal-hal yang kurang baik, melanggar apa yang diperintahkan, juga akan kembali kepada kita. Melanggar apa yang diperintahkan, tidak akan mengurangi maha agung Allah SWT,” jelasnya.

Oleh karena itu, Fauzan yang pernah menjadi Ketua KPU NTB (2008-2013), menyatakan, umat Islam hendaknya menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya. Selain itu, umat Islam hendaknya selalu meningkatkan ibadah lainnya, seperti tarawih dan meningkatkan tadarus Al-Qur’an.

“Tingkatkan juga ibadah lain yang dianjurkan, misalnya, i’tikaf terutam pada 10 hari terakhir Ramadan, shalat malam seperti tahajud atau qiyamul lail, bersedekah, dan selalu menjaga silaturrahmi dengan sesama umat. Jangan lupa juga perbanyak zikir dan doa kepada Allah SWT,” paparnya. (Hafizni/*)

Add Comment