NasDem Minta Pemerintah Antisipasi Gangguan Penerbangan Haji dan Umrah
JAKARTA (4 Maret): Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dini Rahmania, meminta pemerintah mengantisipasi potensi gangguan penerbangan haji dan umrah imbas eskalasi konflik di Timur Tengah.
“Perkembangan situasi ini harus menjadi perhatian bersama, khususnya dalam memastikan perlindungan jamaah umrah dan calon jamaah haji Indonesia,” ungkap Dini, Selasa (3/3/2026).
Legislator NasDem dari Dapil Jawa Timur II (Probolinggo – Pasuruan) itu meminta negara wajib hadir memastikan jamaah Indonesia yang sedang maupun akan melaksanakan ibadah di Arab Saudi berada dalam kondisi aman serta memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan transparan
Terkait pemberangkatan jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April nanti, Dini menambahkan, kesiapan Kantor Urusan Haji dan seluruh perwakilan Indonesia di Arab Saudi juga harus dioptimalkan, agar dapat memberikan pendampingan dan respons cepat saat situasi darurat.
Selain itu, lanjut Dini, pengawasan terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) juga harus diperketat untuk menjamin perlindungan hak-hak jamaah.
“Persiapan haji tahun ini harus tetap berjalan optimal dengan tetap adaptif terhadap perkembangan global. Kita tidak boleh panik, tetapi juga tidak boleh lengah. Mitigasi risiko harus disiapkan sejak dini agar jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadahnya dengan tenang dan khusyuk,” tutupnya. (Najib/*)