Viral Menu MBG Lele Mentah, NasDem Minta BGN Evaluasi Serius
JAKARTA (12 Maret): Anggota Komis IX DPR RI, Nurhadi, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan perhatian serius serta mengevaluasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Terlebih, setelah viral menu lele mentah di SMA Negeri 2 Pamekasan, Madura.
“Program ini menyangkut kesehatan dan pemenuhan gizi anak-anak, sehingga setiap makanan yang disalurkan kepada siswa harus dipastikan aman, layak konsumsi, dan sesuai dengan standar keamanan pangan yang telah ditetapkan,” kata Nurhadi di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Lebih lanjut, Nurhadi meminta pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperketat, terutama terkait menu yang diberikan pada anak-anak.
“SPOG sebagai ujung tombak pelaksanaan program di daerah harus benar-benar memastikan bahwa makanan yang disiapkan sudah siap konsumsi dan memenuhi standar kualitas yang ditentukan,” tutur Nurhadi.
Apabila dalam evaluasi nantinya ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran terhadap standar operasional, maka pemberian sanksi kepada pihak penyelenggara perlu dipertimbangkan.
Hal tersebut penting agar ada akuntabilitas dalam pelaksanaan program sekaligus menjadi pembelajaran bagi pelaksana di daerah lain.
“Ke depan, BGN perlu memperkuat sistem pengawasan, memperjelas standar menu, serta memastikan seluruh pelaksana program di daerah memahami dengan baik prosedur pengolahan, pengemasan, dan distribusi makanan yang aman bagi siswa,” tegasnya.
Nurhadi mengingatkan, MBG merupakan program strategis untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda sekaligus mendukung upaya penurunan stunting.
“Karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel agar kepercayaan masyarakat terhadap program ini tetap terjaga,” pungkasnya.
Sebelumnya, SMA Negeri 2 Pamekasan menolak 1.022 porsi menu MBG yang disalurkan SPPG As-Salman Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, pada Senin (9/3/2026).
Penolakan dilakukan akibat adanya ikan lele mentah, bahkan ada yang masih hidup dalam menu MBG. Lele hidup, tanpa dicuci dimasukkan ke satu kotak dengan dua iris tahu dan dua iris tempe. (Yudis/*)