Fastabiqul Khairat ke-10 Ditutup, NasDem Jabar Dorong Pembinaan Generasi Muda

BANDUNG (15 Maret): Rangkaian kegiatan Fastabiqul Khairat ke-10 resmi ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba serta pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, Sabtu (14/3).

Kegiatan tersebut menjadi penutup dari berbagai perlombaan yang diikuti oleh anak-anak dan generasi muda, mulai dari lomba Pildacil, fashion show muslim, sari tilawah, cerdas cermat, hingga hadroh.

Acara penutupan dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Partai NasDem yang juga adalah Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Ketua DPP Partai NasDem Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Barat Idris Sandiya, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Mamat Rachmat, beserta jajaran pengurus Partai NasDem.

Sebagai penggagas kegiatan tersebut, Saan Mustopa menyampaikan bahwa Fastabiqul Khairat pertama kali digelar pada 2016 dan hingga kini terus dilaksanakan sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan bakat mereka.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengekspresikan minat dan ide kreatif sekaligus melatih keberanian tampil serta semangat berkompetisi dalam kebaikan.

“Fastabiqul Khairat ini kita hadirkan sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan hobinya, menyalurkan gagasan dan kreativitasnya, sekaligus melatih keberanian tampil serta semangat berkompetisi,” ujar Kang Saan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda agar memiliki kepercayaan diri serta semangat untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Mamat Rachmat menegaskan bahwa Fastabiqul Khairat merupakan bagian dari pembinaan generasi muda yang memiliki potensi di berbagai bidang.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan mereka, mulai dari dakwah melalui Pildacil hingga seni dan kreativitas lainnya.

“Fastabiqul Khairat ini menjadi bagian dari pembinaan bagi generasi muda yang memiliki potensi di berbagai bidang. Harapannya kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi perkembangan anak-anak di Jawa Barat,” ujar Kang Rachmat.

Penutupan kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, yang telah menjadi tradisi dalam setiap penyelenggaraan Fastabiqul Khairat selama bulan Ramadan.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan semangat berkompetisi dalam kebaikan serta nilai-nilai keislaman dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda.

(VC/WH/AS)

Add Comment