Menerjang Badai di Laut Halmahera: Perjalanan Menegangkan Rombongan DPW NasDem Malut Usai Safari Ramadhan
Oleh: Abd. Rahim Odeyani
(Sekretaris DPW NasDem Provinsi Maluku Utara)
PERJALANAN pulang rombongan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara (Malut) dari agenda Safari Ramadan di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) berubah menjadi perjuangan hidup dan mati. Di tengah kepungan ombak raksasa dan angin kencang, rombongan bertaruh nyawa demi mencapai daratan.
Cuaca Ekstrem di Luar Prediksi
Sedianya, perjalanan laut yang ditempuh pada Hari Sabtu, 14 Maret 2026 tersebut diharapkan berlangsung tenang. Namun, saat kapal mulai memasuki perairan terbuka Halmahera, cuaca berubah. Langit yang semula cerah seketika tertutup awan hitam pekat, disusul oleh terjangan angin kencang yang memicu gelombang tinggi.
“Kondisi di tengah laut benar-benar mencekam. Ombak begitu dahsyat menghantam badan kapal, sementara angin bertiup sangat kencang hingga membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas,” ujar salah satu anggota rombongan yang berada di lokasi.
Detik-Detik Menegangkan
Guncangan hebat membuat suasana di dalam kapal menjadi riuh dengan doa dan zikir. Beberapa kali haluan kapal terangkat tinggi sebelum akhirnya terhempas keras menghantam palung ombak. Air laut bahkan sempat masuk ke area dek, menambah kepanikan namun tetap terkendali berkat kesigapan kru kapal dan ketenangan para pengurus DPW.
Meski dihantui risiko tinggi, nakhoda kapal terus berupaya mencari celah di antara gulungan ombak untuk memastikan seluruh rombongan tetap aman.
“Ini bukan sekadar perjalanan politik, tapi ujian kesabaran dan mental bagi kami semua. Di tengah badai ini, kami diingatkan kembali akan kebesaran Tuhan dan pentingnya kebersamaan,” ungkap salah satu petinggi DPW Partai NasDem Malut yang ikut dalam pelayaran tersebut.
Misi Kemanusiaan Tetap Prioritas
Agenda Safari Ramadan di Halmahera Tengah sendiri sebelumnya berlangsung sukses. Rombongan telah melakukan serangkaian kegiatan mulai dari silaturahmi dengan warga lokal, pembagian santunan, hingga konsolidasi internal partai.
Kejadian tidak menyurutkan semangat para kader. Bagi DPW Partai NasDem Malut, badai yang mereka hadapi di laut adalah metafora dari perjuangan politik yang penuh tantangan. Mereka menegaskan bahwa komitmen untuk turun ke masyarakat akan terus dilakukan, meski harus melewati medan yang berat sekalipun.
Tiba dengan Selamat
Setelah berjuang selama beberapa jam melawan ganasnya cuaca, rombongan akhirnya bersandar di pelabuhan tujuan dengan selamat. Tampak raut kelelahan di wajah para peserta Safari Ramadan.
Peristiwa ini menjadi catatan penting mengenai tantangan geografis yang dihadapi oleh pengurus Partai NasDem di Malut dalam menjalankan tugasnya di provinsi tersebut.
(WH/AS)