Viktor Laiskodat Harap Lapas Jadi Tempat Membina Harapan
JAKARTA (16 Maret): Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, menegaskan bahwa lembaga pemasyarakatan (lapas) harus menjadi ruang pembinaan yang menghadirkan harapan baru bagi warga binaan, bukan sekadar tempat menjalani hukuman.
Viktor mengapresiasi perubahan pendekatan di lapas yang kini lebih menekankan sisi kemanusiaan dan pembinaan. Ia menilai kondisi lapas saat ini sangat berbeda dibandingkan masa lalu, terutama dalam hal pendekatan terhadap warga binaan.
“Kalau orang menyatakan senang masuk penjara, itu patut diragukan kewarasannya. Tapi kalau lapasnya berubah seperti ini, dengan pendekatan emosional dan sentuhan-sentuhan kemanusiaan, kalau orang di dalam sini tidak nyaman juga patut diragukan kewarasannya,” ujar Viktor saat buka puasa Fraksi NasDem DPR RI bersama warga binaan di Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Menurut Viktor, perubahan paradigma dari ‘penjara’ menjadi ‘pemasyarakatan’ merupakan langkah penting untuk mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Ia menjelaskan bahwa selama ini manusia pada dasarnya paling takut kehilangan dua hal dalam hidup, yakni nyawa dan kebebasan.
“Dalam kehidupan manusia, orang paling takut dua hal saja, takut nyawanya dirampas dan kebebasannya dirampas. Kebebasan yang dirampas itu ada di lapas,” ungkapnya.
Namun, Viktor menilai kondisi di lapas saat ini telah mengalami perubahan besar. Warga binaan tidak lagi semata dipandang sebagai orang yang menjalani hukuman, tetapi sebagai individu yang sedang dibina agar dapat kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat.
“Dari orang yang menerima hukuman dari negara, persepsinya diubah menjadi orang-orang yang sedang dipersiapkan untuk berubah menjadi masyarakat yang berguna,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Viktor juga menyampaikan dukungan politik Fraksi NasDem terhadap berbagai program pembinaan di lapas, termasuk upaya menciptakan tata kelola yang bersih dan transparan.
“Saya memberikan support sebagai Ketua Fraksi secara politik. Kami akan terus mendukung seluruh program-program yang ada, untuk menciptakan iklim kerja yang terbuka, transparan, dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.
Ia berharap para petugas lapas terus menjaga dedikasi dan semangat dalam melayani warga binaan sehingga proses pembinaan dapat berjalan maksimal.
“Terus semangat menjaga dedikasi dan semangat melayani warga binaan sehingga nanti setelah keluar dari sini mereka menjadi orang-orang yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” kata Viktor.
Viktor juga menyebut kegiatan buka puasa bersama di lapas telah menjadi tradisi Fraksi NasDem sejak ia menjabat sebagai Ketua Fraksi pada 2014.
“Sejak saya menjadi Ketua Fraksi pada 2014, kita selalu mendorong agar kegiatan buka puasa dilakukan di berbagai tempat, termasuk salah satunya di lapas,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Fraksi NasDem ingin menunjukkan kepedulian sekaligus mendorong lahirnya generasi yang lebih baik dari proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan.
“Fraksi NasDem ingin terus bersama para pemimpin lapas di seluruh Indonesia untuk melahirkan generasi yang lebih baik. Mereka bukan orang yang harus selamanya dicap buruk, tetapi orang yang dididik untuk kembali menjadi warga bangsa yang berguna,” pungkas Viktor. (Yudis/*)