Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Segera Perbaiki Jalan Rusak Pasca-Lebaran
BATU SANGKAR (24 Maret): Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Dr. (HC) Ir. M. Shadiq Pasadigoe, SH., MM, melakukan kunjungan dan peninjauan langsung ke sejumlah ruas jalan provinsi dan jalan nasional di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat pasca-Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan cukup serius dan telah lama menjadi keluhan masyarakat. Dalam kunjungannya, Shadiq menemukan sejumlah titik jalan berlubang, retak, hingga bergelombang yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Salah satu ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan cukup parah berada di jalur Kecamatan Tanjung Emas menuju Lintau Sijunjung. Kondisi jalan di kawasan ini dinilai sangat memprihatinkan, dengan banyak lubang dan kerusakan permukaan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Ia menegaskan bahwa kondisi jalan yang rusak tidak bisa lagi ditunda penanganannya. Selain mengganggu aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi, kerusakan jalan juga telah menimbulkan korban di lapangan.
“Saya minta seluruh pihak berwenang, baik pemerintah provinsi, pemerintah pusat, maupun kementerian terkait, untuk segera mengambil langkah konkret dan percepatan perbaikan secara menyeluruh,” tegas Shadiq dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, penanganan jalan tidak cukup hanya dengan perbaikan sementara seperti tambal sulam, namun harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Shadiq segera melaporkan kondisi kerusakan jalan tersebut kepada Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI. Laporan tersebut untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme internal fraksi dengan membagi penanganan kepada komisi-komisi terkait di DPR RI.
Langkah ini sejalan dengan upaya yang sebelumnya telah dilakukan Fraksi Partai NasDem dalam mendorong berbagai program pembangunan untuk masyarakat, seperti bantuan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta perbaikan irigasi melalui program Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) telah melakukan percepatan perbaikan di sejumlah ruas jalan strategis menjelang lebaran, seperti Baso–Batusangkar, Batusangkar–Guguak Cino, batas Payakumbuh–Sitangkai, Ombilin–Batusangkar, hingga Simpang Baso–Piladang.
Namun demikian, hasil peninjauan pasca Lebaran menunjukkan bahwa masih terdapat sejumlah ruas yang memerlukan penanganan lebih serius dan menyeluruh.
Shadiq juga menyoroti bahwa kondisi jalan rusak di Tanah Datar bukan hanya persoalan infrastruktur semata, tetapi sudah menyangkut keselamatan publik. Ia menekankan bahwa kejadian-kejadian di lapangan harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak.
“Saya kembali mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mempercepat realisasi perbaikan, termasuk dalam hal dukungan anggaran dan kebijakan,” tegas Shadiq.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sendiri sebelumnya telah menyampaikan bahwa kerusakan jalan, khususnya pada ruas jalan provinsi, merupakan salah satu persoalan utama yang dikeluhkan masyarakat.
Bahkan, beberapa akses masuk ke Tanah Datar dilaporkan mengalami kerusakan cukup berat, seperti jalan berlubang, aspal terkelupas, serta permukaan jalan yang tidak rata.
Melalui kunjungan ini, mantan Bupati Tanah Datar dua periode itu berharap adanya perhatian serius dan tindakan cepat dari seluruh pemangku kepentingan, sehingga kondisi jalan di Tanah Datar dapat segera diperbaiki demi keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas masyarakat. (Tim Media Shadiq/*)