Christine Hakim: Industri Seni Indonesia Jauh dari Ideal
JAKARTA (4 September): Aktris Christine Hakim yang sudah 46 tahun berkiprah di dunia seni peran mengungkapkan kesedihannya terhadap industri seni di Indonesia.
Menurutnya, industri seni di Indonesia masih jauh dari kata ideal bila diadu dengan dunia global, karena industri seni Indonesia masih tidak kondusif.
"Dalam sejarah Indonesia, kita tidak pernah membuat kementerian kesenian, dari zaman Soekarno hingga sampai saat ini. Kementerian kebudayaan hanya menempel di pendidikan atau kementerian lain, inilah yang berdampak pada bentuk penghargaan seni oleh masyarakat Indonesia sendiri," ungkap Christine, saat menjadi pemateri Dialog Selasa yang dilangsungkan di Auditorium DPP Partai NasDem, Selasa (3/9).
Pemeran Cut Nyak Dien ini pun menerangkan, bila kondisi industri seni bisa kondusif, maka akan mampu melahirkan karya-karya yang baik. Indonesia akan mendapatkan tenaga kerja yang mumpuni di bidang seni, salah satunya film.
Peraih tujuh Piala Citra sebagai Pemeran Utama Terbaik ini menyebutkan, untuk menciptakan iklim yang kondusif dalam industri seni harus bisa memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja seni. Menciptakan pekerja seni profesional hingga memanusiakan pekerja seni agar mendapatkan kenyamanan di depan layar maupun di belakang layar.
"Langkah menciptakan kondisi seni yang kondusif menjadi kunci utama agar dapat bersaing ke kancah internasional," jelas Christine.(*)