Sahroni Dukung Pelarangan Sahur on the Road selama Ramadan

JAKARTA (28 Februari): Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendukung larangan sahur on the road (SOTR) di Jakarta Utara (Jakut), karena sebagian besar kegiatan tersebut berakhir tawuran.

“Saya tentunya mendukung keputusan ini karena dari yang sudah-sudah, sahur on the road ini suka jadi kedok untuk tawuran atau bahkan keributan. Mungkin 90 persennya berakhir tawuran,” kata Sahroni melalui keterangan tertulis, Kamis (27/2/2025).

Sahroni tidak ingin kegiatan SOTR yang berujung tawuran merusak suasana ibadah di bulan Ramadan. Kebijakan Polres Jakut dinilai sudah tepat.

“Tinggal praktiknya di lapangan, polisi harus tegas melakukan sosialisasi hingga penertiban, biar kalau masih ada yang nekat melakukan berarti sudah tahu konsekuensinya,” ujarnya.

Legislator NasDem dari Dapil DKI Jakarta III (Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu) itu menegaskan, kegiatan SOTR sebaiknya dilarang di seluruh daerah, karena dinilai banyak kerugian.

“Jadi untuk seluruh Polda sudah harus mulai instruksikan kepada jajarannya di Polres dan Polsek untuk memberlakukan pelarangan atas kegiatan tersebut. Ciptakan bulan Ramadan yang nyaman untuk kita beribadah,” tegasnya.

Selain itu, Sahroni berharap masyarakat bisa menjalani puasa Ramadan dengan tenang tanpa memiliki kekhawatiran apapun.

“Biar masyarakat bisa menjalani ibadah puasa, terutama saat sahur dengan tenang. Tidak ada ketakutan oleh geng-geng seperti itu,” tukas Sahroni.

Sebelumnya, Polres Jakut melarang kegiatan SOTR selama Ramadan di daerah itu. Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Ahmad Fuady, menyebut pihaknya mengimbau warga setempat untuk tidak melaksanakan aktivitas dini hari itu karena berpotensi tawuran.

(metrotvnews/*)

Add Comment