Sepak Bola Medium Efektif Tumbuhkan Nilai Gotong Royong

BATANG (18 Desember): Anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Yoyok Riyo Sudibyo, menilai bahwa olahraga khususnya sepak bola, merupakan medium efektif untuk menumbuhkan dan menguatkan nilai Empat Pilar Kebangsaan. Dinamika sepak bola yang melibatkan berbagai elemen masyarakat mencerminkan pentingnya persatuan, gotong royong, serta keterbukaan.

“Sepak bola mengajarkan kita kebersamaan. Supporter, pemain, pelatih, manajemen, semuanya berbeda, tapi tujuannya satu. Itu adalah nilai-nilai Empat Pilar yang sebenarnya,” ujar Yoyok dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Batang, Jawa Tengah, Jumat (12/12/2025).

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sengaja dikemas dengan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kali ini bersama insan olahraga Kabupaten Batang, khususnya keluarga besar Persatuan Sepakbola Indonesia Batang (Persibat). Acara berlangsung dalam suasana santai dan dihadiri manajemen, pemain, serta tiga kelompok supporter Persibat.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara Yoyok dan para pendukung Persibat, yakni Brigata Alas Roban, Roban Rewo-rewo, dan Roban Mania. Aspirasi mereka mengenai masa depan Persibat diserap sebagai bagian dari upaya memperkuat peran olahraga dalam membangun karakter kebangsaan.

Yoyok turut mencontohkan model pengelolaan klub sepak bola yang transparan dan berbasis komunitas. Ia mengapresiasi langkah manajemen yang sebelumnya sudah membuka laporan pemasukan secara terbuka di media sosial.

“Semangat transparansi ini sejalan dengan nilai kebangsaan kita, kejujuran, gotong royong, dan tanggung jawab. Jika suatu saat Persibat keluar dari pengelolaan pemda, kita bisa kelola bersama lewat PT dengan saham bersama,” terangnya.

Pada kesempatan itu, pemain senior sekaligus mantan bintang Timnas Indonesia, Ferdinand Sinaga, juga menyampaikan pandangannya. Ia menilai kritik dan dukungan dari suporter merupakan bukti keterlibatan publik yang positif dan mencerminkan semangat demokrasi sebagai bagian dari Empat Pilar Kebangsaan.

“Kritik positif maupun negatif adalah tanda cinta. Itu memotivasi kami untuk bermain lebih baik demi Persibat,” ungkap Ferdinand.

Sosialisasi Empat Pilar bersama insan olahraga ini diharapkan mampu memperkuat peran Persibat sebagai ikon persatuan masyarakat Batang, sekaligus menjadi momentum merumuskan arah baru klub dengan landasan nilai-nilai kebangsaan. (Yudis/*)

Add Comment