Langkah Panjang NasDem Kepri untuk Aceh dan Sumbar

JAKARTA (2 Januari): Perjalanan darat lebih dari 1.000 kilometer bukan sekadar angka di peta. Ini adalah rangkaian kelelahan, doa, dan tekad yang menyatu dalam misi kemanusiaan. Itulah yang dijalani Tim NasDem Kepri Peduli saat akhirnya tiba di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pekan lalu.

Rombongan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kepulauan Riau itu disambut hangat oleh jajaran DPW Partai NasDem Aceh serta anggota DPRD Aceh Tamiang dari Fraksi Partai NasDem. Sambutan sederhana namun penuh makna, menjadi penanda bahwa solidaritas tak mengenal batas wilayah.

Perjalanan panjang dengan medan yang tak ringan menjadi bagian dari pengabdian. Di balik lelah, ada semangat kemanusiaan yang terus menyala bahwa mereka datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga kepedulian dan empati.

Ketua Tim NasDem Kepri Peduli Wan El Kenz menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang dibawa merupakan hasil gotong royong keluarga besar Partai NasDem se-Kepulauan Riau dengan dukungan masyarakat Kepri. Sejak awal, tim telah berkoordinasi dengan pengurus Partai NasDem di Aceh Tamiang agar bantuan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.

“Bantuan ini adalah titipan empati dari masyarakat Kepulauan Riau. Kami ingin memastikan apa yang kami bawa benar-benar bermanfaat dan dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di Aceh Tamiang,” ujar Wan El Kenz.

Beragam bantuan kemanusiaan disalurkan, mulai dari pakaian baru dan layak pakai, air minum mineral, makanan bayi, pakaian bayi, hingga kebutuhan pokok lainnya. Tak hanya itu, tim juga membawa generator listrik (genset) beserta lampu penerangan untuk membantu warga menghadapi keterbatasan listrik di masa pemulihan pascabencana.

Lebih dari sekadar logistik, kehadiran Tim NasDem Kepri Peduli membawa pesan kebersamaan.

“Kami datang membawa salam dan doa dari masyarakat Kepulauan Riau. Mungkin bantuan ini tak sebanding dengan musibah yang dialami, tapi kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” ucap Kenz dengan nada penuh empati.

Apresiasi pun datang dari Ketua DPD Partai NasDem Aceh Tamiang, Maulizar Zikri. Ia menilai, bantuan tersebut bukan hanya meringankan beban warga, tetapi juga menjadi penguat semangat untuk bangkit.

“Atas nama masyarakat dan keluarga besar Partai NasDem Aceh Tamiang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi warga kami,” tuturnya.

Menurut Maulizar, kehadiran langsung Tim NasDem Kepri Peduli adalah bukti bahwa rasa persaudaraan dan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat Indonesia.

“Ini bukan sekadar bantuan, tetapi wujud persaudaraan. Jarak yang jauh tidak menghalangi rasa kemanusiaan,” kata dia.

Tak berhenti di Aceh, semangat solidaritas itu berlanjut ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Rombongan NasDem Kepri juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir.

Bantuan yang diberikan meliputi pakaian layak pakai, selimut, kebutuhan pokok, serta perlengkapan penunjang pemulihan pascabencana berupa genset dan pompa air.

Seluruh bantuan diterima langsung oleh pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Agam di Posko Penanggulangan Bencana Simpang Taluk, yang menjadi pusat koordinasi distribusi bantuan.

Salah satu pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Agam, Risman, menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi medan dan keselamatan relawan.

“Bantuan kami kumpulkan terlebih dahulu di posko. Setelah itu disalurkan ke kampung-kampung terdampak. Beberapa wilayah di Kecamatan Palembayan masih belum bisa dilalui kendaraan roda empat, sehingga penyaluran dilakukan menggunakan sepeda motor,” jelasnya.

Langkah panjang NasDem Kepri menembus jarak dan keterbatasan menjadi cermin bahwa di tengah bencana, harapan selalu menemukan jalannya melalui tangan-tangan yang tulus dan hati yang peduli.

(WH/AS)

Add Comment