Shohibul Imam Tekankan Kapasitas dan Integritas Calon Deputi Gubernur BI
JAKARTA (23 Januari): Anggota Komisi XI DPR RI, Shohibul Imam, menekankan pentingnya kapasitas kepemimpinan dan manajerial calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal itu disampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur BI oleh Komisi XI DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Shohibul menyampaikan bahwa berdasarkan UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia harus memenuhi tiga kriteria utama, yakni integritas, kompetensi, dan kapasitas.
“Sesuai Undang-Undang P2SK, syarat anggota Dewan Gubernur itu harus memenuhi kriteria integritas, kompetensi, dan kapasitas. Integritas dan kompetensi dari CV Bapak saya yakin sudah cukup mumpuni,” ujar Shohibul.
Namun demikian, ia menilai aspek kapasitas kepemimpinan perlu digali lebih dalam, khususnya pengalaman memimpin dalam situasi sulit dan penuh tantangan.
“Kami ingin mendapatkan penjelasan langsung di forum ini terkait pengalaman kepemimpinan dan manajerial, terutama dalam menghadapi situasi sulit, tantangan besar, dan memimpin tim maupun organisasi,” tegasnya.
Selain aspek kepemimpinan, Shohibul juga menyoroti efektivitas fungsi intermediasi perbankan nasional yang dinilainya masih belum optimal.
Ia mengaitkan hal tersebut dengan pemaparan calon Deputi Gubernur BI mengenai Program Percepatan Intermediasi Nasional Indonesia (PNISI).
“Kami memahami fungsi intermediasi perbankan kita saat ini belum efektif. Bapak menyampaikan konsep PNISI yang mencakup transmisi kebijakan, bridging program, dan debottlenecking,” katanya.
Ia meminta penjelasan lebih rinci terkait konsep bridging program dan debottlenecking, termasuk apakah gagasan tersebut merupakan pendekatan baru yang akan diterapkan Bank Indonesia ke depan.
“Terkait bridging program dan debottlenecking, kami ingin memahami lebih jauh seperti apa bentuk konkretnya. Apakah selama ini BI belum melakukan hal tersebut, sehingga ini menjadi novelty dan nilai tambah dari Bapak sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia,” pungkasnya.
Terdapat tiga calon Deputi Gubernur BI yang menjalankan fit and proper test di DPR, yakni Solikin M Juhro, Dicky Kartikoyono, dan Tommy Djiwandono. Solikin menjalani tes hari ini, sementara Dicky dan Tommy akan melaksankan tes pada Senin (26/1/2026) pekan depan. (Yudis/*)