NasDem Tekankan Pentingnya Kebutuhan Integrasi Data Jajaran Polri
JAKARTA (26 Januari): Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai NasDem Komisi III DPR RI, Machfud Arifin, menekankan pentingnya penguatan sistem data Polri sebagai bagian dari transformasi digital.
Machfud menyoroti kebutuhan integrasi data di seluruh jajaran Polri agar mendukung pelayanan publik yang lebih efisien.
“Satu data Polri berkembang menjadi satu data Indonesia. Ini memang data sangat-sangat penting, dari data itulah kita mau melangkah kemana,” ujar Machfud dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Machfud juga menekankan perlunya peningkatan kapasitas pendidikan IT di tubuh Polri. Ia menyoroti tantangan integrasi data dari polsek hingga polres, yang belum optimal karena keterbatasan infrastruktur dan kekuatan server.
“Kekuatan data itu harusnya dari polsek ke polres, karena polseknya ke polres tidak terlalu nyambung, kekuatan servernya tidak kuat, yang tidak connect semuanya,” jelasnya.
Machfud menambahkan, era AI dan 5G menuntut Polri untuk memperkuat pendidikan dan penggunaan teknologi di seluruh lini fungsi. Ia menyinggung perlunya pengembangan pusat pendidikan (pusdik) IT, selain pusdik yang sudah ada seperti Hubinter dan pusdik pariwisata.
“Pusdik MIN (Pusat Pendidikan Manajemen dan Administrasi) di Bandung ada, itu untuk tugas-tugas keadministrasian, tapi di seluruh lini fungsi, itu membutuhkan IT. Pasti, apalagi di era sekarang ini, AI, 5G, wah pasti,” katanya.
Raker ini menjadi forum untuk membahas langkah-langkah Polri dalam memperkuat transformasi digital, termasuk layanan darurat 110 dan integrasi data di seluruh wilayah Indonesia. (Yudis/*)