Penguatan BUMD Penting untuk Gerakkan Ekonomi Daerah
BANDUNG (30 Januari): Ketua Komisi II DPR RI, M Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan perlu penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar dapat berperan sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Perbaikan dan pengembangan dalam pengelolaan BUMD penting untuk memastikan BUMD dapat berperan sebagai penggerak ekonomi daerah yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rifqi, sapaan Rifqinizamy, dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR ke Kantor Pusat Bank BJB di Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/1/2026).
Legislator Fraksi Partai NasDem ini menambahkan, DPR dan pemerintah berupaya memperkuat BUMD melalui pembentukan struktur baru di Kementerian Dalam Negeri berupa direktorat Eselon I, serta penguatan lewat RUU BUMD.
Rifqi menyoroti Bank BJB sebagai salah satu BUMD yang memberikan keuntungan terbesar dan memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.
“Oleh karena itu perbaikan dan pengembangan dalam pengelolaan BUMD penting untuk memastikan BUMD dapat berperan sebagai penggerak ekonomi daerah yang memberikan manfaat bagi Masyarakat,” jelas Rifqi.
Sekda Jawa Barat menyampaikan bahwa Jawa Barat memiliki 38 BUMD yang terbagi ke dalam dua klaster, yaitu 29 BUMD sektor lembaga keuangan, termasuk Bank bjb, serta 9 BUMD non-lembaga keuangan.
“Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah melakukan evaluasi untuk pembentukan holding BUMD, dengan skema yang kurang lebih mengadopsi model Danantara untuk memperkuat ekonomi daerah”, jelas Sekda Jabar. (dpr.go.id/*)